telusur.co.id - Imbas dari bermain di stadion kosong, kata-kata para pemain bisa terdengar dengan jelas termasuk oleh penonton di layar kaca.
Dua pemain Liverpool, Andrew Robertson dan Trent Alexander-Arnold terlihat begitu kecewa dengan kepemimpinan wasit David Coote yang memimpin laga Liverpool kontra Burnley, Sabtu (11/7/2020).
Keduanya terdengar memaki sang pengadil di lapangan, khususnya setelah tidak memberikan penalti ketika Robertson dijegal di kotak terlarang oleh Johann Berg Gudmundsson di menit 85.
Dengan tanpa kehadiran fans di Stadion Anfield, mikrofon BT Sport di pinggir lapangan bisa merekam semua kata kedua pemain dengan jelas.
"Bagaimana itu tidak penalti ketika saya dilanggar. Apa gunanya memiliki itu (VAR)? Apa gunanya memiliki Anda?" ucap Robertson degan nada tinggi.
"Tunggu sampai Anda melihatnya. Tunggu sampai Anda menyadarinya bagaimana itu bukan penalti," tambah Robertson.
Hakim garis lalu mencoba menengahi dan menyebut pelanggaran terjadi di luar kotak penalti. Hal ini justru membuat Robertson lebih marah.
"Anda tidak melihat apapun. Anda tidak melihat apapun dari pertandingan kecuali ketika memberi kartu di menit akhir (kartu kuning untuk Nick Pope di menit 89)," ucap pemain berusia 26 tahun itu, yang lalu terus memaki wasit.
Hal senada dilontarkan oleh Alexander Arnold. Dirinya menilai Liverpool berhak mendapatkan penalti atas pelanggaran terhadap koleganya itu.
"Bagaimana bisa itu tidak pelanggaran? Kalaupun tidak penalti setidaknya itu pelanggaran. Kontaknya menggema di seluruh stadion!" ucap Alexander-Arnold.
Manajer Liverpool, Juergen Klopp pada konferensi pers usai laga juga sempat mengkritik wasit yang kurang memberi proteksi kepada kiper Alisson. Walau begitu, Klopp sedikit lebih bijak dengan menyebut Liverpool perlu juga mengkritik dirinya sendiri lantaran gagal "membunuh" laga.
The Reds unggul terlebih dahulu di menit 34 lewat gol dari Andrew Robertson. Burnley menyamakan kedudukan lewat sepakan Jay Rodriguez di menit 69.
Terakhir kali Liverpool gagal menang di kandang ialah saat imbang 1-1 dari Leicester City, 31 Januari 2019 alias 24 pertandingan kandang yang lalu. Hasil imbang 1-1 atas Burnley ini sekaligus memupus peluang Liverpool menyapu bersih seluruh laga kandang musim ini dengan kemenangan. [Thomas Rizal]