Son-Lloris Cekcok, Mourinho: Itulah Indahnya Sepak Bola

Son-Lloris Cekcok, Mourinho: Itulah Indahnya Sepak Bola
Sky Sports

telusur.co.id - Tottenham Hotspur hanya mampu menang tipis 1-0 dari tamunya, Everton dalam lanjutan Premier 2019/2020, Senin (6/7/2020) atau Selasa dini hari WIB. Pertandingan yang digelar di Stadion Tottenham Hotspur, London itu diwarnai cekcok antar pemain Spurs, Hugo Lloris dan Son Heung-min.

Spurs memimpin pada menit 23, setelah tembakan Giovani Lo Celso membentur badan Michael Keane. Gol itu sendiri dihitung sebagai gol bunuh diri dari Keane.

Beberapa menit jelang jeda babak pertama, Son kehilangan bola yang membuat Richarlison berpeluang menyamakan kedudukan. Beruntung tembakannya menyamping dari gawang Lloris.

Saat menuju ruang ganti, Lloris menghardik Son yang dianggap tak mau melapis balik ketika Richarlison memiliki peluang emas menciptakan gol balasan. Kedua pemain sampai harus dipisahkan rekan-rekan setimnya.

Namun kedua pemain itu sudah berdamai, khususnya setelah Spurs berhasil mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Kapten Lloris terlihat memeluk pemain asal Korea Selatan itu.

Menanggapi percekcokan antar pemainnya sendiri, manajer Spurs Jose Mourinho justru mengaku senang dengan hal itu. Menurutnya konflik antar pemain justru menunjukkan semangat timnya untuk bangkit dari kekalahan 1-3 dari Sheffield United di pertandingan sebelumnya.

"Itu indah. Jika Anda ingin ada orang yang disalahkan, maka orang itu adalah saya. Saya mengkritik anak-anak saya karena mereka tidak cukup kritis terhadap mereka sendiri," ucap Mourinho seperti dilansir Reuters.

"Saya meminta Lloris untuk saling lebih menuntut. Son adalah anak yang hebat, semua orang menyukai Son tetapi sang kapten meminta Anda harus berbuat lebih dan memberi lebih kepada tim," tambah manajer asal Portugal itu.

Mantan manajer Chelsea dan Manchester United itu menilai kejadian antara Lloris dan Son justru akan memperkuat mentalitas yang dia harapkan dari pemain-pemainnya. Mourinho meminta para pemainnya saling bertukar pandangan yang jujur.

"Jika tim berisi anak-anak baik dan anak-anak manis, satu-satunya yang mereka menangkan di akhir musim adalah piala fair play. Saya tidak pernah tertarik menang seperti itu," ujar manajer berjuluk The Special One itu.

"Saya tidak suka tim yang tidak kritis, yang terjadi pada babak pertama itu harusnya terjadi cuma di dalam ruang ganti. Tetapi saya bisa jamin Anda tim-tim yang saya menangkan selalu berjuang keras," tambahnya.

Kemenangan ini mengantarkan Spurs untuk sementara menduduki peringkat 8 dengan koleksi 48 poin dari 33. Mereka masih terpaut sembilan poin dari peringkat empat Chelsea.

Berikutnya tim asal London itu akan bertandang ke markas AFC Bournemouth, Jumat (10/7/2020) dini hari WIB. [Zal]

Komentar

Artikel Terkait