telusur.co.id - Pembalap dari tim satelit Petronas Yamaha, Fabio Quartararo membuka musim MotoGP 2020 dengan meraih kemenangan perdana dalam kariernya di MotoGP, setelah menjuarai Grand Prix Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (19/7/2020).
Quartararo berhasil membuat lagu kebangsaan Prancis, "La Marseillaise" kembali dikumandangkan di podium, sejak GP Valencia musim balap 1999.
Sebelum Quartararo, Regis Laconi menjadi pembalap Prancis terakhir yang mampu memenangi balapan di kelas premier. Saat Laconi menjuarai GP Valencia, 19 September 1999, Quartararo yang lahir pada 20 April 1999 belum genap berusia 5 bulan.
Balapan pembuka kelas MotoGP yang dimenangi Quartararo ini juga menjadi sejarah karena dilangsungkan tanpa penonton dan di bawah protokol ketat COVID-19. MotoGP musim 2020 ini sendiri sempat tertunda empat bulan lantaran pandemi global coronavirus.
"Ini terasa luar biasa, saya masih belum percaya. Sangat sulit balapan tanpa penonton, tanpa keluarga. Tapi ini 2020 yang baru. Kemenangan ini untuk semua yang terdampak karena COVID-19," kata Quartararo saat diwawancarai pasca balapan.
"Terasa hebat pada akhirnya berada di podium teratas. Sepuluh lap terakhir sangat panjang, tapi lap terakhir saya menikmatinya seperti setiap lap, memikirkan satu sektor ke sektor lainnya. Saya bersenang-senang dengan motor, melakukan beberapa slide dan terasa luar biasa," tambah Quartararo.
Bagi Quartararo, kemenangan ini menjadi kemenangan kedua dalam kariernya sebagai pembalap roda dua. Terakhir kali dirinya naik podium tertinggi ialah kala menjuarai GP Catalunya (juga di Spanyol), saat masih membalap di level Moto2 untuk tim Speed Up.
Kemenangan perdana Quartararo di MotoGP sekaligus menjawab keraguan kepada dirinya. Musim lalu dirinya sempat mendapat predikat spesialisasi pole semata, lantaran berhasil meraih 7 pole (terbanyak kedua setelah juara dunia Marc Marquez, 10) namun gagal mengonversinya menjadi kemenangan.
Ini juga membayar kepercayaan Yamaha yang pada tahun depan akan mempromosikan dirinya ke tim pabrikan, menggantikan sang ikon MotoGP, Valentino Rossi. Rossi sendiri gagal finis di balapan pertama 2020, setelah menepikan motor M1-nya tujuh lap jelang finis.
Sementara itu, juara bertahan Marc Marquez juga gagal finis setelah terpelanting dari motornya empat lap jelang finis ketika menyerang Vinales untuk memperebutkan tempat kedua. Marquez harus ditandu di pinggir trek dan dibawa ke pusat medis.
Dr. Xavier Mir, spesialis traumatologi tim medis MotoGP mengatakan Marc Marquez mengalami cedera lengan kanannya lantaran bertabrakan dengan ban pembatas, yang menyebabkan fraktur di batang humerusnya.
Marquez diragukan tampil di balapan berikutnya, masih di Sirkuit Jerez, pekan depan dengan tajuk Grand Prix Andalusia. [Thomas Rizal]