Premier League Akui VAR Buat Keputusan Keliru di 3 Laga Terakhir

Premier League Akui VAR Buat Keputusan Keliru di 3 Laga Terakhir
VAR/Reuters

telusur.co.id - VAR juga manusia. Mungkin itu pesan yang ingin disampaikan oleh operator Liga Inggris (Premier League) terkait keputusan keliru yang dibuat oleh petugas asisten wasit video (video assistant referee) dalam tiga laga terakhir pekan ke-34, Kamis (9/7/2020) atau Jumat dini hari WIB.

Dalam program Match of the Day milik BBC, operator Premier League mengonfirmasi kekeliruan VAR dalam laga Aston Villa kontra Manchester United, Everton versus Southampton dan AFC Bournemouth kontra Tottenham Hotspur.

Manchester United mengalahkan tuan rumah Aston Villa 3-0 di Villa Park diawali dengan gol Bruno Fernandes dari titik putih setelah ia "dilanggar" Ezri Konsa.

Tayangan ulang memperlihatkan Fernandes lebih dulu menginjak kaki Konsa, sebelum menjatuhkan diri dan mendapat hadiah tendangan penalti dari wasit Jonathan Moss yang berkonsultasi dengan VAR. Operator mengatakan MU seharusnya tidak mendapat hadiah tendangan penalti dan keputusan wasit serta VAR keliru.

Di pertandingan lain, Southampton memperoleh tendangan penalti kala bertandang ke markas Everton ketika James Ward-Prowse jatuh setelah berbenturan dengan Andre Gomes dalam perebutan bola. Menurut operator keputusan itu juga keliru.

Penalti itu sendiri gagal dieksekusi oleh Ward-Prowse dan laga berakhir imbang 1-1. Kekeliruan juga terjadi di satu pertandingan lain antara Bournemouth melawan Tottenham Hotspur yang berakhir imbang tanpa gol di Stadion Vitality, markas Bournemouth.

Operator mengakui wasit dan VAR seharusnya menghadiahi Tottenham tendangan penalti pada menit-menit awal pertandingan setelah Harry Kane didorong jatuh oleh Joshua King. Hal ini juga sempat diprotes oleh manajer Spurs, Jose Mourinho yang menilai keputusan penalti itu memerupakan momen krusial dalam laga.

VAR yang sejatinya menjadi alat bantu supaya laga menjadi lebih fair, ternyata terus menghasilkan kontroversi sejak mulai diterapkan di Premier League awal musim ini. [Thomas Rizal]

Komentar

Artikel Terkait