Mesut Ozil Tolak Gajinya Dipotong 12,5 Persen

Mesut Ozil Tolak Gajinya Dipotong 12,5 Persen
Mesut Ozil

telusur.co.id - Klub Arsenal akan memotong gaji pemain sebesar 12,5 persen karena keuangan klub bermasalah efek virus corona, tapi keputusan itu ditolak Mesut Ozil. 

Alasan penolakan Ozil, karena tidak ingin terburu-buru dalam mengambil sebuah keputusan. Gelandang timnas Jerman ini dikabarkan ingin terlebih dahulu melihat dampak finansial akibat pandemi COVID-19 sebelum ia menerima pemotongan gaji.

Saat ini, Ozil mendapatkan bayaran tertinggi di Emirates dengan 350.000 poundsterling (sekitar Rp6,78 miliar) per pekan.

Menurut laporan The Mirror, Selasa WIB, Agen Ozil, Dr Erkut Sogut menolak berkomentar setelah menyerukan agar para pemain Liga Premier Inggris untuk tidak menerima pemotongan gaji.

"Saya tidak akan menyarankan untuk menyetujui pemotongan gaji hari ini karena saya tidak tahu besok apakah liga akan dilanjutkan, apakah klub akan mendapatkan sponsor hak siar TV dan dana dari sponsor lainnya," ujar Sogut.

"Apa dampak finansial sebenarnya pada klub, kita bisa melihat tiga hingga enam bulan kemudian - tetapi kita tidak bisa melihatnya hari ini."

"Penangguhan (kompetisi) adalah sebuah, tetapi tidak untuk menyetujui pemotongan hari ini ketika klub masih dapat menghasilkan keuntungan yang sama seperti tahun lalu."

"Ketika politisi memberi tahu para pemain untuk ambil bagian (dalam memberikan bantuan), itu adalah pengalihan karena mereka bahkan tidak bisa melindungi staf Layanan Kesehatan Nasional." [ham]

Komentar

Artikel Terkait