telusur.co.id - Kapten sekaligus mega bintang Barcelona, Lionel Messi menilai Barcelona musim ini tampil tidak konsisten dan membuang banyak kesempatan. Akibatnya gelar juara La Liga 2019/2020 lepas ke rival abadi mereka, Real Madrid.
Los Blancos memastikan gelar juara La Liga musim ini usai menekuk tamunya, Villareal 2-1, Kamis (16/7/2020) atau Jumat dini hari WIB. Sebaliknya, Barca justru takluk 1-2 saat menjamu Osasuna yang mengakhiri laga dengan 10 pemain.
"Kami tidak ingin mengakhiri musim dengan cara seperti ini. Kami membuang terlalu banyak poin. Pertandingan melawan Osasuna menjadi gambaran performa Barcelona musim ini," kata Messi dikutip dari beIN Sports.
"Real Madrid melakukan tugasnya dengan baik, sedangkan kami justru banyak membantu mereka. Kami sangat lemah dan tidak konsisten," tambah Messi.
Sekadar mengingatkan, Barcelona sebenarnya masih memimpin klasemen saat kompetisi dihentikan selama tiga bulan karena pandemi COVID-19.
Sayang, usai liga dimulai kembali, Blaugrana justru hanya mampu memenangi 6 dari 10 laga, dengan 3 imbang dan sekali kalah. Sebaliknya, El Real justru tancap gas dengan menyapu bersih 10 pertandingan mereka dengan kemenangan.
"Kami harus mengkritik diri sendiri karena kehilangan terlalu banyak poin. Kami tidak boleh melihat Real Madrid, karena kami adalah Barcelona, tim yang harus memenangi semua gelar," ucap Messi.
Kini peluang terbaik Barcelona tidak menutup musim dengan tangan hampa adalah dengan meraih Liga Champions. Pada leg pertama babak 16 besar, mereka bermain imbang 1-1 dari Napoli.
Skuat besutan Quique Setien itu akan menjamu Napoli di Camp Nou, 8 Agustus mendatang. Messi memperingatkan timnya harus segera memperbaiki diri, jika ingin melewati hadangan Napoli yang baru saja menjuarai Coppa Italia 2019/2020. [Thomas Rizal]