telusur.co.id - Kemenangan Joan Mir di seri Valencia yang berlangsung pada Minggu (8/11/20) membuat pembalap Yamaha SRT Petronas, Fabio Quartararo bersikukuh meraih podium pertama disisa gelaran MotoGP.
Pebalap Prancis itu naik dua posisi di lap pembuka setelah start dari P11 dan terlihat akan menyalip Aleix Espargaro dari tim Aprilia di Tikungan 8 sebelum kedua pebalap terjatuh bersamaan.
Menurut Fabio, dirinya tak menyangka akan mengalami crash, padahal motor tunggangannya masih dalam keadaan normal.
Memang setingan motor yang ditungganginya keaslitan menemukan kecepatan motor M1-nya, sehingga kejadian jatuhnya ia tak terlepas dari persoalan tersebut.
"Aleix terjatuh di depanku dan aku bereaksi. Kalian tahu di awal balapan semua berada di batasnya dan ketika kalian melihat seseorang terjatuh, kalian tak perlu melakukan banyak hal untuk terjatuh, sedikit sentuhan di rem dengan sudut kemiringan di mana kalian biasanya membuka gas, itu berarti kalian terjatuh," kata Quartararo seperti dilansir laman resmi MotoGP.
"Kami kehilangan banyak poin di balapan ini yang sebenarnya bukan yang terbaik secara realistis, tapi cukup baik.
Diketahui gelaran seri MotoGP akan kembali berlangsung pada pekan depan di Portimao, Portugal. Quartararo, yang tahun lalu finis runner-up di GP Valencia, memiliki kesempatan kedua untuk membalas kekecewaannya dan menantang duet Suzuki yang menjadi pebalap paling konsisten finis podium musim ini.
"Aku rasa kami perlu bekerja dengan cara lain, bukan dari tim, tapi Yamaha agar lebih mengambil resiko untuk mencoba bertarung dengan para pebalap teratas karena kelihatannya setiap pebalap kesulitan di balapan ini.
"Menghadapi dua balapan ini, secara matematis kami masih bisa memenangi kejuaraan tapi aku sedikit berada di sisi lain, aku hanya perlu menikmatinya karena cukup banyak balapan selain di Le Mans di mana aku tidak benar-benar menikmati akhir pekan balapan.
"Bukan karena tekanan atau apa, tapi karena tidak menemukan seting yang tepat dan sangat sulit memahami kenapa.
"Berada di peringkat kedua kejuaraan, aku kira kami masih memiliki kesempatan yang besar untuk finis di tempat ini dan aku tidak akan pernah menyerah hingga lap terakhir dan bendera dikibarkan di Portimao," pungkas Quartararo.[iis]
Meski Poin Tertinggal dari Pemuncak Klasmen, Quartararo Tak Mau Nyerah