telusur.co.id - Mantan juara dunia tinju di lima divisi berat, Floyd Mayweather Jr. telah mengonfirmasi bahwa dirinya sedang mempertimbangkan pertarungan eksibisi yang bisa berlangsung pada 2020 atau 2021.
Mayweather yang beberapa kali menyatakan pensiun, sempat naik ke atas ring lagi di tahun 2017, kala menghentikan superstar UFC Conor McGregor pada ronde kesepuluh pertarungan di T-Mobile Arena, Las Vegas. Mayweather pensiun dengan rekor pertarungan sempurna 50-0 (50 kali menang, tanpa kalah dan imbang).
Dirinya kembali naik ring pada Malam Tahun Baru 2018 untuk pertarungan eksibisi tiga ronde di Jepang, dengan menghadapi juara kickboxing Tenshin Nasukawa. Petinju berjuluk The Money itu hanya membutuhkan satu ronde untuk menghancurkan Tenshin di ronde pertama, dan disebut mendapatkan bayaran 9 juta dolar AS (sekitar Rp177 miliar).
Pertarungan itu dipromosikan oleh promotor olahraga Jepang, Rizin. Mayweather mengakui baru saja kembali melakukan pembicaraan dengan Rizin. "Kami sedang menyiapkan beberapa hal di Tokyo, apakah tahun 2020 atau 2021," kata Mayweather kepada Forbes.
“Untuk saat ini, saya masih bahagia di masa pensiun. Tapi Anda tidak pernah tahu. Sama seperti judi kan? Asalkan pertarungan itu menguntungkan, tidak peduli siapa lawannya," tambah Mayweather.
Media lokal Jepang menyebut Floyd Mayweather akan menghadapi mantan petinju profesional, Takashi Uchiyama. Nama terakhir itu merupakan juara dunia kelas bulu super WBA yang pensiun pada 2016.
Selama dua tahun terakhir, Mayweather memang telah menyiapkan skenario kembali. Dirinya juga sempat memberikan petunjuk kepada para fans bahwa dirinya berpotensi memasuki oktagon untuk pertarungan ulang dengan McGregor.
Tapi Mayweather kini membantah rumor akan bertarung di MMA. Pria berusia 43 tahun itu menyebut tidak ada alasan yang layak dan menguntungkan untuk menjalani debut olahraga beladiri campur itu.
"Tidak, saya tidak akan bertarung di MMA. Layaknya tim juara yang memiliki keunggulan di kandang sendiri saat menghadapi playoff. Anda tidak perlu memperbaiki apa yang tidak rusak, dan rekor saya tidak rusak," tandasnya. [Thomas Rizal]