telusur.co.id - Diluar dari penyerahan trofi juara untuk Liverpool, kejadian menarik lainnya terjadi dalam pertandingan antara Liverpool menghadapi Chelsea, Rabu (22/7/2020) atau Kamis dini hari WIB.
Pada menit 36, manajer Chelsea Frank Lampard terlihat bersitegang dengan pemain di bench Liverpool.
Berawal dari pelanggaran Mateo Kovacic yang berujung pada tendangan bebas yang menjadi gol kedua oleh Trent Alexander-Arnold, Lampard sempat adu mulut dengan barisan pemain Liverpool di pinggir lapangan.
Usai laga yang berakhir 5-3 untuk kemenangan The Reds, Lampard mengaku kesal lantaran barisan pemain cadangan Liverpool terkesan arogan.
"Bagi saya itu bukan soal pelanggaran Kovacic. Ada banyak hal yang terjadi dan di bangku cadangan. Saya tak masalah dengan Juergen Klopp karena dia sudah berhasil menangani timnya dengan fantastis," kata Lampard kepada Sky Sports.
"Sejumlah orang di bangku cadangan sudah melewati batas menjelang Anda menang. Mereka sudah menjuarai liga, fair play untuk Liverpool. Tapi juga jangan terlalu arogan dengan hal itu," tambah Lampard yang tercatat pernah tiga kali menjadi juara Premier League saat masih menjadi pemain Chelsea.
"Itu pendapat saya. Tapi semua sudah berakhir. Dalam pertandingan penentu juara, Anda menjadi emosional dan begitulah yang terjadi," ucap pelatih berusia 42 tahun itu.
Kekalahan atas sang juara membuat The Blues turun ke posisi empat dengan 63 poin, kalah selisih gol dari Manchester United yang menduduki posisi tiga. Chelsea belum aman untuk memastikan tiket Liga Champions, setelah mereka hanya berjarak 1 poin dari Leicester di peringkat lima.
Chelsea sendiri akan menghadapi partai pamungkasnya, menjamu Wolverhampton Wanderers, Minggu (26/7/2020). Di waktu bersamaan, MU akan bertandang ke markas Leicester City.
Chelsea hanya butuh hasil imbang untuk mengunci posisi empat besar, serta mengamankan satu tiket ke Liga Champions musim depan. [Thomas Rizal]