Klopp Minta Liverpudlian Rayakan Juara di Rumah Saja

Klopp Minta Liverpudlian Rayakan Juara di Rumah Saja
Juergen Klopp/Getty Images

telusur.co.id - Setelah menanti selama 30 tahun, Liverpool akhirnya bisa kembali merayakan gelar Liga Inggris. Penyerahan trofi juara telah dilaksanakan di Stadion Anfield, markas mereka usai laga kontra Chelsea, Rabu (22/7/2020) atau Kamis dini hari WIB.

Sayang, peristiwa bersejarah ini tak bisa diikuti langsung oleh para Liverpudlian, pendukung setia kesebelasan asal Merseyside itu. Lantaran pandemi COVID-19, kompetisi Premier League yang sempat tertunda tiga bulan memang terpaksa dilanjutkan tanpa penonton.

"Jika kalian tidak bisa melihat kami mengangkat piala untuk kalian, saya tidak bisa membantu. Kalian semua sudah membuat kami bahagia, kita semua seharusnya merayakan ini di rumah," kata Klopp seperti dilansir BBC Sport.

"Persiapkanlah pestanya dan ketika virus ini sudah pergi, kita akan berpesta!" tambah Klopp.

Kepolisian Merseyside telah memperingatkan para fans untuk tidak mengulangi kerumunan luas seperti yang terjadi usai Liveepool memastikan gelar juara pada bulan lalu.

Walau begitu, sekelompok kecil penggemar tetap berkerumum di sekitar stadion dan menyalakan suar merah, menyambut rombongan tim ketika tiba di kandang mereka sebelum kick-off. Mereka juga menyalakan kembang api di luar Anfield sepanjang pertandingan.

Kepolisian Merseyside mengumumkan bahwa mereka telah mendapat perintah untuk membubarkan, untuk mengantisipasi kerumunan orang banyak. Perintah berlaku sejak Rabu pukul 21:30 BST hingga Jumat 21:30 BST.

Sementara itu, kapten Liverpool Jordan Henderson mengaku amat gembira bisa menjadi pemain pertama sejak Alan Hansen yang bisa mengangkat trofi juara liga untuk The Reds.

Piala diserahkan oleh Kenny Dalglish, manajer Liverpool saat terakhir kali menjadi juara di musim 1989/1990, dan kebetulan ialah manajer yang juga merekrut Henderson dari Sunderland di musim 2011/2012.

"Kami telah menanti ini untuk waktu yang lama. Berjalan menuju podium sangat luar biasa," ucap Henderson.

Stadion Anfield yang biasanya berkapasitas 53.000 penonton memang tidak sepenuhnya kosong, setelah operator liga mengizinkan keluarga dekat para pemain dan pelatih menyaksikan selebrasi penahbisan juara Liverpool.

"Para pemain pantas merasakan momen ini dan syukurlah masih ada keluarga kami yang menyaksikan. Untuk mengangkat piala seperti ini sangatlah spesial," tambah pemain berusia 30 tahun itu, yang bahkan belum lahir ketika Liverpool menjuarai liga sebelumnya.

Trofi Premier League menjadi trofi keempat Liverpool dalam 13 bulan terakhir. Diawali dari Si Kuping Besar, Liga Champions 2018/2019, Liverpool lalu menjuarai Piala Super Eropa 2019 dan Piala Dunia Antarklub 2019. [Thomas Rizal]

Komentar

Artikel Terkait