Roma – Pemain tengah Barcelona Andres Iniesta mengaku dengan berat hati harus menerima kekalahan timnya dari tuan rumah AS Roma, Rabu, ia menilai kenyataan bahwa timnya kalah 3-0 hingga harus tersisih di Liga Champions harus diterima, sementara itu rekan setimnya Sergio Busquets menyebut kekalahan tersebut sebagai momen terburuk dalam karirnya.
Banyak yang tak menyangka bahwa Barcelona akan tersingkir dari Liga Champions setelah unggul 4-1 di leg pertama semifinal, tetapi dalam pertemuan kedua Barcelona tampil sangat buruk hingga harus tunduk dari tuan rumah 3-0.
Walaupun agregat seri 4-4, Roma lebih diunggulkan karena menang produktifitas gol tandang.
“Ini menyakitkan karena tidak ada yang memprediksi hal itu setelah kita sudah mendapat keuntungan di leg pertama. Namun kita sadari realitas di Liga Champions saat kita tampil buruk dan membuat banyak kesalahan serta tidak beradaptasi dengan permainan,” katanya.
Kekalahan itu membuat Barca tersisih di perempat final untuk ketiga kalinya berturut-turut dan menghapus harapan untuk membuat “treble”.
Sulit menerima kenyataan ini karena musim ini kami berharap banyak, dan sekali lagi Liga Champions meninggalkan kami,” ujar Kapten tim Barcelona itu yang sempat dikabarkan kemungkinan meninggalkan klub yang telah lama dibelanya itu akhir musim ini dan pindah ke Liga China.
“Ini malam yang berat, malam yang menyedihkan dan harus dilupakan. Kami harus minta maaf kepada para suporter atas kekalahan ini,” kata Basquets.
“Proses kegagalan ini pukulan yang keras bagi saya selama bersama Barca,” katanya.
Pada Liga Champions musim lalu, Barca juga kalah 0-3 pada sesi perempat final dari Juverntus.
“Bohong jika kita mengatakan bahwa kita bisa menganggap kekalahan ini sebagai pelajaran, karena tahun lalu kita juga kalah dengan cara yang sama,” kata Busquets.
“Prestasi kami di kancah Eropa pada dua tahun terakhir sangat buruk, kami harus melakukan perubahan jika ingin menjuarai Liga Champions lagi,” tambahnya. (der/reuters)