Telusur.co.id - Gerard Pique memberi isyarat kepada penggemar Real Madrid, ketika Lionel Messi disikut oleh Sergio Ramos saat akhir babak pertama Clasico, Minggu dini hari WIB.
Isyarat yang dibuat Piqueialah menggerak-gerakan tanggannya. Menurut dia, gerakan itu dibuat lantaran Ramos tidak diganjar kartu merah.
Pique dibenci karena kurangnya kartu merah untuk Ramos dan setelah pertandingan menjelaskan pesan setengah waktunya, ketika ia menggunakan tangannya untuk membuat gerakan bicara.
“Saya suka suasana yang hangat, dan saya membuatnya sedikit lebih ganas,” kata Pique dalam wawancara pasca-pertandingan, dilansir dari Marca, Minggu (3/3/19).
“Anda dapat melihat dari replay bahwa itu adalah serangan terhadap Messi, dan penggemar mereka mengeluh sepanjang waktu.”
“Aku membuat gerakan bicara karena mereka sering mengeluh dan kemudian wasit bersuara mendukung mereka,” tambahnya.
Posisi Barcelona saat ini 12 poin di atas Real Madrid di tabel LaLiga Santander.
“Ini adalah pukulan dalam hal liga bagi mereka dan itu sulit, tetapi itu belum berakhir,” katanya.”
“Sulit untuk menang di sini, dan garis ini menunjukkan bahwa kami melakukan hal yang benar.”
“Namun, tidak ada gunanya jika kita kalah di rumah dari Rayo Vallecano pada hari Sabtu.”
Memang, Pique kerpa menjadi fokus pelecehan dari pendukung Real Madrid ketika bertandang ke Estadio Santiago Bernabeu.
“Intensitasnya tidak harus disalahpahami,” katanya.”
“Saya rukun dengan semua pemain Real Madrid, tapi itu hal lain ketika Anda membela Klub Anda.”
“Pada akhirnya ada rasa saling menghormati, ketika Anda membandingkan ini dengan tahun-tahun sebelumnya, tidak ada artinya.”[Tp]