Telusur.co.id - Wanita asal Las Vegas, Amerika Serikat, Kathryn Mayorga mengaku mengalami masa-masa sulit usai diperkosa oleh Cristiano Ronaldo.
Kathryn mengaku mendapatkan tindakan asusila yang dilakukan oleh eks megabintang Real Madrid itu saat berusia 25 tahun. Kejadi tersebuit dilakuakn di sebuah apartemen mewah di Las Vegas, Palms Casino Resort.
Akibat kejadian itu, sempat membuat Kathryn ingin mengakhiri hidupnya.
Namun, saat menginjak usia 34 tahun, Kahthryn memberanikan diri membongkar kasus yang menderanya itu.
Kathryn juga suda menyerahkan penanganan kasus itu kepada kuasa hukumnya, Larissa Drohobyczer.
“Sejak mengalami kekerasan seksual tahun 2009, dia telah mengalami depresi, gangguan pikiran, keinginan bunuh diri, kecanduan alkohol,” kata Drohobyczer.
Tak hanya itu, Kathryn juga sulit bersosialisi dengan masyarakat. Menurut Drohobyczer, berdasarkan dari pemeriksaan pskiater, Kathryin mengalami depresi berat akibat tindaka cabul yang dilakukan oleh CR7.
Akhirnya, Kathryn mengajukan gugatan terhadap CR pada pada 27 September 2018 lalu.
Rincian gugatan Kathryn dipublikasikan oleh media Jerman der spiegel pada 29 September lalu. Kasus asusila itu pun sekarang tengah di proses secara hukum.[Ham]