Telusur.co.id - Setelah sempat hilang tak ada kabar, baru-baru ini muncul beberapa fakta terbaru terkait kasus tuduhan pemerkosaan oleh mega bintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo, yang sempat menghebohkan dunia sepak bola.
Dilansir dari Daily Mail, beberapa waktu lalu salah satu surat kabar asal Jerman, Der Spiegel mengabarkan bahwa dokumen terkait tuduhan kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh bintang Juventus itu telah bocor.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, dokumen itu ternyata berisi percakapan antara Cristiano Ronaldo dengan sang pengacara yang terjadi pada tahun 2009 lalu.
Dalam percakapan tersebut, mantan bintang Real Madrid itu menjelaskan kepada pengacaranya mengenai perbuatan apa saja yang telah dilakukannya kepada Kathryn Mayorga dengan detail.
Pemain berusia 33 tahun itu menjelaskan bahwa Kathryn Mayorga sempat beberapa kali menolak berhubungan intim dengannya karena mereka berdua baru saja bertemu dan merasa hal itu nggak pantas untuk dilakukan.
Di sisi lain, mantan pemain Manchester United itu juga mengatakan bahwa sesaat sebelum kejadian tersebut Kathryn seolah memberikan kode bahwa dia setuju untuk berhubungan dengan cara memegang kemaluannya.
“Dia (Kathryn) mengatakan bahwa nggak pantas untuk berhubungan seks karena kita baru saja bertemu. Meskipun begitu, dia sempat memegang kemaluanku,” terang Cristiano Ronaldo dalam dokumen tersebut.
Lebih lanjut, Ronaldo menjelaskan kepada pengacaranya bahwa tindakan itu dilakukannya dengan cukup kasar dan mungkin sampai meninggalkan memar di tubuh Kathryn.
“Waktu itu aku melakukannya cukup kasar, mungkin dia sampai memar karenanya. Dia terus memintaku untuk nggak melakukan itu kepadanya,” ucap Ronaldo.
Dokumen antara Cristiano Ronaldo dan pengacaranya ini terjadi pada Agustus 2009, namun menurut kabar yang beredar jawaban Ronald pada percakapan itu dikabarkan telah diubah pada Desember 2009. [Far]