Telusur.co.id - Pernyataan pembalap tim KTM, Johann Zarco yang menyebut sasis motor KTM sangat payah dan mesin motor memiliki distribusi tenaga yang buruk, membuat CEO perusahaan yang didirikan tahun 1934, Stefan Pierer tersinggung.
Akibat pernyataannya itu, Johann Zarco terancam tidak mendapatkan perpanjangan kontrak dari KTM.
“Kami sangat kecewa dengan komentar Johann Zarco. Kami merekrutnya agar ia dan Pol Espargaro bisa saling bantu untuk mengembangkan motor KTM. Namun hal yang terjadi justru sebaliknya,” kata Pierer, seperti dikutip dari Speedweek, Minggu (12/5/19).

Pembalap Tim KTM, Johann Zarco / Net
Sementara itu, salah satu direksi KTM, Hubert Trunkenpolz mengatakan, komentar Johann Zarco membuat suasana di tim KTM menjadi negatif. Pernyataan Johann Zarco disebut akan menjadi hal yang tidak baik untuk membangun tim.
“Seseorang harus mulai khawatir dengan kelanjutan kontraknya di KTM,” kata Trunkepolz.

Pembalap Tim KTM, Johann Zarco / Net
Pernyataan kritis Johann Zarco kepada KTM keluar setelah dirinya meraih hasil negatif dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu lalu. Pada seri balap di Jerez, Johann Zarco gagal finis karena terjatuh. Saat itu, ia mengatakan kalau sasis motor KTM sangat payah dan mesin motor memiliki distribusi tenaga yang buruk.
Saat ini, Johann Zarco masih terikat dengan KTM hingga Juni 2020. Zarco berpeluang kehilangan pekerjaannya jika tidak memperbaiki dengan hasil yang positif saat balapan.