telusur.co.id - Pembalap Pramac Ducati, Francesco Bagnaia mengaku bahwa dirinya tak bisa menyalip pembalap senior Valentino Rossi dalam lanjutan seri di San Marino yang digelar pada Minggu Sore.
Dikatakan dia Valentino merupakan pembalap idolanya sejak lama sehingga torehan yang diraihnya merupakan sesuatu yang sangat berarti dan ia sangat menghormati sang pembalap Italia tersebut.
“Saya lebih kuat di sini karena motor saya sangat kuat di jalan lurus. Saya ingin membersihkan semuanya melawan Vale. Saya pikir Vale berada di urutan ketiga di garis finis. Tetapi, saya tidak menyadari bahwa saya menyusulnya. Mungkin podiumnya akan datang pada minggu depan,” ucapnya seperti dilansir GPone.
“Selama pemanasan, saya pikir tempat kelima akan memungkinkan. Apalagi setelah beberapa lap pertama, saya mengalami masalah dengan ban dan kaki saya. Jadi sangat keren bisa naik podium di depan fans. Saya ingin mendedikasikan podium saya untuk semua orang yang telah membantu saya selama lima minggu terakhir,” tandasnya.
Pada mulanya, Bagnaia memang tidak langsung melesat di barisan terdepan. Kecepatan impresifnya perlahan-lahan membuat ia menyodok ke posisi atas. Puncaknya ketika ia menyalip Valentino Rossi untuk mengamankan posisi runner-up. Hingga bendera finish dikibarkan. pebalap yang akrab dengan julukan Pecco ini berhasil menyelesaikan balapan di posisi kedua.[fh]