telusur.co.id - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane mengaku puas setelah anak asuhnya mampu merebut gelar juara La Liga 2019/2020. Ini merupakan gelar juara La Liga ke-34 bagi El Real, sekaligus yang pertama dalam tiga tahun terakhir.
Madrid yang terakhir kali juara La Liga pada musim 2016/2017 saat periode pertama Zidane menjabat sebagai pelatih, harus puas finis di posisi ketiga dalam dua musim terakhir.
Zidane sendiri sempat mengundurkan diri dari Madrid di akhir musim 2017/2018, lalu kembali menukangi Madrid pada pertengahan 2018/2019.
Mantan kapten tim nasional Prancis itu mengaku gelar juara La Liga kali ini sangat berkesan, bahkan lebih berkesan ketimbang gelar Liga Champions yang pernah diraih dirinya baik sebagai pemain maupun pelatih.
"Liga Champions adalah Liga Champions, tetapi La Liga membutuhkan usaha yang begitu banyak. 38 pertandingan dan jika pada akhir 38 pertandingan itu Anda bisa meraih poin lebih banyak dari tim lain, maka itu fantastis," ucap Zidane kepada LaLiga TV seperti dilansir Daily Mail.
"Hari ini adalah salah satu hari terbaik sepanjang karier profesional saya. Mengingat semua yang terjadi, kompetisi sempat dihentikan tiga bulan, pencapaian ini sungguh luar biasa," tambah pria yang akrab disapa Zizu ini.
Madrid sukses mengunci gelar La Liga walau kompetisi masih menyisakan satu pertandingan lagi. Kepastian ini didapat usai Madrid mengalahkan Villareal 2-1, sementara Barcelona justru kalah 1-2 dari Osasuna.
Madrid sendiri sempat tertinggal dari Barcelona sebelum kompetisi dihentikan karena pandemi COVID-19. Namun usai liga kembali berlanjut, Madrid langsung tancap gas dengan menyapu bersih 10 laga dengan kemenangan.
Sementara Barcelona justru hanya mampu meraih 6 kemenangan dari 10 laga, dimana tiga laga berakhir imbang dan satu lagi berakhir dengan kekalahan.
Zidane mengaku tak pernah berhenti percaya kepada para pemainnya. Inilah kunci keberhasilan timnya meraih gelar juara musim ini.
"Saya memiliki peran untuk dimainkan. Saya percaya pada para pemain dan saya hanya senang untuk mereka karena mereka adalah sekelompok manusia di luar perannya sebagai pemain sepak bola. Mereka orang baik," kata pelatih berusia 48 tahun itu.
"Saya sangat senang, sangat puas," pungkas Zidane.
Real Madrid sendiri saat ini masih berkompetisi di Liga Champions 2019/2020. Namun untuk melangkah lebih jauh, mereka perlu membalikkan agregat saat bertandang ke Stadion Etihad, markas Manchester City pada leg kedua 16 besar yang digelar 7 Agustus mendatang.
Sebelumnya di leg pertama, Madrid kalah 1-2 dari Manchester City saat bermain di Santiago Bernabeu. [Thomas Rizal]