Bagi Raikkonen, Usia Hanyalah Sekadar Angka

Bagi Raikkonen, Usia Hanyalah Sekadar Angka
Kimi Raikkonen/AFP

telusur.co.id - Pembalap Formula 1 dari tim Alfa Romeo, Kimi Raikkonen sudah menginjak kepala empat pada musim balap 2020. Hal ini menjadikan pembalap kelahiran 17 Oktober 1979 itu menjadi pembalap tertua musim ini.

Walau begitu, juara dunia tahun 2007 itu meyakini usia hanyalah sekadar angka. Dirinya yakin masih kompetitif untuk bersaing dengan pembalap lainnya yang lebih muda.

"Saya pikir selagi Anda merada sanggup melakukan yang Anda harapkan dari diri sendiri, usia hanyalah persoalan angka. Tentu saja Anda tidak berlatih seperti ketika berusia 20-an, tetapi olahraga ini secara umum telah banyak berubah sejak era saat itu," kata Raikkonen seperti dilansir GP Fans.

"Bukan berarti latihannya berubah, tetapi memang Anda berlatih lebih sedikit jika dibandingkan 20 tahun lalu. Semua orang menjadi lebih pintar untuk mengetahui apa yang harus dilakukan, apa yang tidak boleh dilakukan. Apa yang bisa membantu Anda dan apa yang sebenarnya berbahaya," tambah pembalap berjuluk Ice Man itu.

Kimi pertama kali membalap di ajang F1 pada GP Australia tahun 2001, saat F1 begitu didominasi oleh legenda Jerman dari tim Ferrari, Michael Schumacher. Setelah pindah dari McLaren ke Ferrari, Raikkonen menjadi juara di tahun 2007, yang juga merupakan kali terakhir pembalap Ferrari menjadi juara dunia.

Ketika ditanya sampai kapan dirinya ingin membalap, Raikkonen mengaku tidak bisa menjawabnya. Dirinya mengaku akan terus mengaspal selama dirinya memiliki kesehatan dan kemampuan untuk kompetitif.

"Itu merupakan hal pribadi. Saya rasa tidak ada orang yang bisa mengetahuinya. Tentu akan ada suatu titik dimana limit itu datang, ketika semuanya terasa lebih rumit. Tapi saat ini saya belum merasakannya," ucap Raikkonen.

Sekadar informasi, saat ini rekor pembalap tertua masih dipegang oleh pembalap Monako, Louis Chiron yang membalap di usia 55 tahun 292 hari pada GP Monako 1955.

Sementara rekor pembalap tertua yang mampu memenangi balapan masih dimiliki pembalap Italia, Luigi Fagioli yang menjuarai GP Prancis 1951 di usia 53 tahun 22 hari.

Adapun rekor juara dunia tertua masih dipegang oleh legenda F1 asal Argentina, Juan Manuel Fangio yang menjadi juara musim 1957 di usia 46 tahun 41 hari.  [Thomas Rizal]

Komentar

Artikel Terkait