Atlit Judo Didiskualifikasi, Politisi Senayan: Kok Hijab Dipersoalkan

Atlit Judo Didiskualifikasi, Politisi Senayan: Kok Hijab Dipersoalkan

Telusur.co.id - Politisi Senayan yang juga  Ketua Komisi VIII DPR, Ali Taher Parasong mengkritik keputusan panitian Asian Para Games yang mendiskualifikasi atlit Judo Indonesia Mihtahul Janah.

“Waktu Asian Games, emas pertama saja dia pakai jilbab kok. Kenapa sekarang ada masalah. Dasarnya apa. Aturannya kenapa melarang. Itu Artinya diskriminasi terhadap olahraga,” ucap Ali kepada telusur.co.id, Kamis (11/10/18).

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN), pelarangan menggunakan hijab saat bertanding yang dikeluarkan panita Asian Para Games sangat aneh dan tidak berdasar.

Karena, dalam Asean Games beberapa waktu lalu salah satu atlit Indonesia berhasil meraih mendali emas.

“Kok hijab yang dipermasalahkan, ada juga yang tanpa busana dong yang diurusi, kok Jilbab yang dilarang,” kritiknya dengan lantang.

Di sisilain kejadian didiskualifikasinya Miftahul juga memperlihatkan kecerobohan Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) tidak melihat peraturan-peraturan secara detail.

“Kemenpora harus dievaluasi, kok membiarkan berlarut-larut. Gak boleh begitu,” tuturnya.

Seperti diketahui sebelunnya, Pejudo tuna netra Indonesia, Miftahul Jannah tidak mau melepas jilbabnya saat bertanding, sehingga menyebabkan dirinya didiskualifikasi dari pertandingan Asean Paragames 2018 di kelas Judo 52 kg.[far]

Komentar

Artikel Terkait