Pelatih Arsenal, Arsene Wenger tidak bisa menutupi kemarahannya usai menyaksikan tim asuhannya Arsenal digasak 3-1 kontra Swansea. Wenger berang dengan kekalahan yang ada akibat kesalahan mereka sendiri.
Sebelumnya, Arsenal sempat unggul satu gol terlebih dahulu kontra Swansea, mengalami kekalahan mengejutkan. Keunggulan mereka berbalik jadi ketertinggalan tiga gol kontra The Swans, yang dengan hasil ini sukses lolos dari zona relegasi Liga Premier untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir.
Kekalahan ini membuat Arsenal terpaut jarak delapan poin dari penghuni peringkat empat klasemen sementara, Liverpool, yang baru saja mencatatkan kemenangan 3-0 kontra Huddersfield.
Dilansir beinsport.com Wenger merasa murka, karena ia menilai gol-gol yang dicatatkan Swansea dipicu oleh kelalaian timnya dalam bertahan.
“Kami benar-benar bersalah karena membiarkan gawang kami kebobolan,” ujar Wenger terkait gol penyeimbang yang dicetak Sam Clucas. Gol tersebut tercipta hanya beberapa saat setelah Nacho Monreal membawa Arsenal unggul 1-0.
“Kami tidak punya penjelasan yang rasional atas cara kami membiarkan gol tersebut segera masuk.”
Mengenai gol kedua Swansea, yang tercipta karena back pass yang buruk dari Shkodran Mustafi dan bola buangan Petr Cech yang mengarah langsung ke Jordan Ayew, Wenger berkata: “Saya marah karena sama sekali tak ada kepentingan untuk membuat bola keluar saat lemparan ke dalam.
“Saat anda punya kesempatan lemparan ke dalam dan anda dalam posisi sembilan vs 10 pemain di lapangan, mengapa harus menciptakan kecacatan seperti itu dalam tim kami sendiri? Kami harusnya bisa memainkan bola dan segera menyerang.” ( red )