Megabintang Argentina, Lionel Messi dipaksa mengakui ketangguhan lini belakang tim Islandia, dalam Piala Dunia 2018 di Rusia, lantaran tidak satu gol pun yang dihasilkannya pada pertandingan pertama penyisihan Grup D di Stadion Spartak Moskow, Rusia, Sabtu malam (16/6/18).
Penyerang asal klub Barcelona itu, setidaknya 10 kali mengarahkan serangan ke gawang Hannes Halldorsson sejak babak pertama hingga tambahan waktu lima menit pada babak kedua.
Messi pun menggunakan strategi umpan 1-2 bersama Sergio Aguero, Angel Di Maria, dan Nicolas Tagliafico ketika serangan-serangan langsungnya masih dapat diredam pemain bertahan Strakarnir okkar.
Puncaknya, Messi yang juga menjadi kapten tim gagal mengeksekusi tendangan penalti pada menit ke-64, karena bola mudah terbaca sang kiper Islandia.
Untuk menambah daya gedor, dan tentunya untuk memecah kebuntuan, Pelatih Argentina Jorge Sampaoli menurunkan Gonzalo Higuain pada menit ke-84 yang menggantikan Maximiliano Meza. Namun, masih juga tidak membuahkan hasil untuk Tim Tango.
Ekspresi kekecewaan tidak dapat disembunyikan Messi ketika wasit Szymon Marciniak meniup peluit panjang menutup babak kedua pada pertandingan melawan Islandia. Ekspresi itu sekaligus memicu beragam spekulasi dari para pendukungnya yang bahkan bukan warga Argentina.
Sementara, kiper Islandia Halldorsson secara mengejutkan menjadi pahlawan dan bintang baru bagi tim yang baru pertama kali mengikuti gelaran pesta sepak bola sejagat itu.
Tim asuhan Heimir Hallgrimsson memang bukan tim berpengalaman. Itu terbukti karena mereka tidak mampu keluar dari tekanan Argentina ataupun memotong strategi umpan-umpan pendek sang lawan.
Namun, upaya Aron Gunnarsson dan kawan-kawan berupa hasil imbang 1-1 dengan Argentina menambah optimisme asal tim Eropa itu untuk menapaki laga berikutnya penyisihan grup D menghadapi Kroasia maupun Nigeria.
Satu gol Argentina dipersembahkan Sergio Aguero yang menghentak gawang Hannes Halldorsson pada menit ke-19. Gol itu merupakan hasil umpan silang Marcos Rojo dari sisi kiri luar kotak penalti.
Selang empat menit, Islandia membalas kebobolan melalui sepakan Alfred Finnbogason setelah Caballero gagal menghentikan bola liar di depan gawangnya. [ipk]