telusur.co.id - Kebijakan mempublikasikan identitas korban yang terinfeksi virus corona masih menjadi pro kontra di masyarakat. Ada yang menolak, ada juga yang mendukungnya.
Politisi Partai Demokrat, Herman Khaeron termasuk yang mengusulkan agar identitas para korban yang benar-benar positif dipublis ke publik, supaya masyarakat dan wilayah disekitar korban mengetahuinya.
"Apakah tidak sebaiknya bagi siapun yang terinfeksi virus corona dipublis identitasnya agar diketahui oleh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tindakan preventif," usul Herman, Rabu.
Warga yang merasa telah berhubungan kontak secara langsung dengan korban positif corona bisa langsung mengecek ke rumah sakit.
"Serta inisiatif untuk memeriksakan diri jika pernah ada kontak dengan yang bersangkutan," katanya.
Namun, ketika korban yang terinfeksi sudah mendapatkan pengobatan dan dinyatakan sembuh secara total, maka pemerintah dan pihak terkait mengumumkan ke publik. "Setelah sembuh wajib diumumkan," pintanya.
Diketahui, saat ini Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso total menangani enam orang suspect virus Corona (Covid-19) sejak menangani dua warga Depok yang positif terinfeksi Corona, Selasa (3/3/2020). [ham]