Telusur.co.id - Pemerintahan Joko Widodo -Maruf Amin Iima tahun mendatang dinilai sangat kuat legitimasinya. Hal itu seperti diungkapkan Managing Director Cyrus Network Eko Dafid Afianto saat merilis hasil Survei Nasional Cyrus Pasca-Pemilu terkait pemerintahan yang legitimate di Hotel Ashley, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/19).
"Pemilu Legislatif dan Pemilu Presidén dinilai oleh responden sebagai Pemilu yang aman dan tertib, serta Pemilu yang jujur dan adil," kata Eko.
Eko mengungkapkan, sebesar 93 persen pemilih menyatakan Pemilu 2019 berjalan aman dan tertib. Dan sekitar 90 persen responden menyatakan Pileg berlangsung jujur dan adil, sementara sebanyak 88 persen responden menilai Pilpres juga berlangsung jujur dan adil.
"Memang ada sekitar 7,2 persen pemilih yang mengatakan bahwa Pilpres berlangsung curang, tapi hanya 0,1 persen yang mengaku melihat langsung proses kecurangan tersebut dan bisa menyebutkan dengan rinci kejadiannya," ungkap Eko.
Sisanya, kata Eko, hanya berupa kabar yang diperoleh dari mulut ke mulut atau hanya melalui media sosial.
Eko juga menjelaskan, dalam hasil surveinya, lebih dari 90 persen responden menyatakan bahwa mereka menerima hasil Pileg dan Pilpres.
"Lebih dari 90 persen responden menyatakan mereka menerima hasil Pileg dan Pilpres," katanya.
Untuk diketahui, Survei Nasional Pasca-Pemilu yang dilakukan Cyrus Network ini berlangsung pada tanggal 22-28 Juli 2019. Survei ini mengambil sampel 1.230 responden di 34 provinsi di Indonesia, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error sebesar +/3 persen. [Fhr]
Laporan: Fahri Haidar