Telusur.co.id - Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade kembali menegaskan bahwa partainya tidak pernah mensyaratkan apapun untuk rekonsiliasi antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi), termasuk posisi ketua MPR.
"Kalau ada rumor yang menyatakan bahwa kami harus dapat posisi ketua MPR sebagai syarat rekonsiliasi, itu tidak benar," kata Andre dalam diskusi bertajuk 'Berebut Kursi Ketua MPR', di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/19).
Menurutnya, hal itu murni silaturahim antara Prabowo dengan Jokowi maupun Prabowo dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Bahkan, kata Andre, Prabowo akan memenuhi undangan Megawati untuk menghadiri Kongres PDIP di Bali pada 8-10 Agustus 2019 mendatang.
"Insya Allah Pak Prabowo nanti akan datang ke Kongres PDIP Perjuangan di Bali," terang Andre.
Menurutnya, kehadiran Prabowo di Kongres PDIP nanti adalah sebagai wujud silaturahmi antar tokoh bangsa demi Indonesia yang guyub dan sejuk.
"Itu benar-benar dalam rangka menjadikan Indonesia guyub, membangun kebersamaan kita sebagai anak bangsa," ungkap Andre.
Oleh karena itu, Andre membantah jika Prabowo bertemu dengan Megawati beberapa waktu lalu maupun rencana menghadiri Kongres PDIP terkait dengan isu Gerindra akan bergabung dengan pemerintahan Jokowi dan mendapat jatah kursi menteri.
"Bangsa ini butuh keteladanan, bangsa ini butuh kebersamaan, bangsa ini butuh keguyuban, silaturahim antar tokoh dan pimpinan partai politik, itu baik bagi bangsa. Jangan dicurigai kalau orang silaturahim ada iming-iming menteri," tutur dia.
"Jadi pertemuan ya Pak Prabowo bersahabat dengan Bu Mega beliau sudah datang ke rumah Bu Mega, Bu Mega lalu mengumumkan secara resmi saya mengundang Pak Prabowo 'mau datang gak?' Pak Prabowo bilang datang," sambung mantan Jubir BPN Prabowo-Sandi itu.
Untuk itu, dia berharap agar pertemuan para tokoh nasional ini tak perlu dicurigai dan disalahartikan, apalagi harus 'kebakaran brewok.'
"Jadi kita dukung silaturahim itu, jangan sampai ada yang curiga, akhirnya kebakaran brewok. Kita harus sambut seluruh tokoh bangsa bertemu," pungkasnya. [Fhr]
Laporan: Fahri Haidar