PKB: Pancasila Sudah Final, Gak Ada Itu NKRI Bersyariah

PKB: Pancasila Sudah Final, Gak Ada Itu NKRI Bersyariah

Telusur.co.id - Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade menilai sosialisasi empat pilar yang dilakukan MPR RI tidak berpengaruh, bahkan gagal. Andre menilai, masih banyak stigmatisasi-stigmatisasi terhadap sejumlah kelompok seperti stigma anti Pancasila, pendukung khilafah dan masih banyak lagi.

Pernyataan Andre tersebut dibantah oleh Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding.

"Ada sosialisasi saja masih kayak gini, apalagi nggak ada, kan logikanya harus diputar," kata Karding dalam diskusi bertajuk 'Berebut Kursi Ketua MPR', di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/19).

Menurut Karding, sosialisasi 4 pilar sudah dilakukan dengan massif saja masih ada keterbelahan politik, terutama soal dengungan khilafah, apalagi tidak diadakan.

"Artinya apa, urusan bernegara, urusan Pancasila dan persatuan tidak harus menjadi tanggung jawab pemerintah dan MPR, tapi harus menjadi tanggung jawab semua pihak," ungkapnya.

Menurut Karding, menguatnya ideologi-ideologi belakangan ini adalah karena persoalan politik sperti pilpres dan pilkada

"Oleh karena itu kita bangun kesadaran jangan bawa-bawa ideologi, apalagi agama dalam lingkungan politik. Kalau Gus Dur bilang itu, agama tidak boleh dibawa-bawa dalam politik, tetapi nilai-nilai agama memang harus menjadi sikap keseharian kita," tutur Karding.

Kalau sekarang, kata karding, kepentingan politik dibungkus dengan wajah agama, sehingga muncullah yang namanya Ijtima' ulama, kelompok pengusung khilafah, NKRI bersyariah, konstitusi bersyariah dan Pancasila bersyariah.

"Mana ada Pancasila bersyariah, NKRI bersyariah, ga ada itu. Pancasila ya Pancasila saja, NKRI ya NKRI saja, ngga ada embel-embel. Kalau ada embel-embel berarti niatnya lain," tegasnya.

"Dan menurut saya, kalau mau buat negara Pancasila bersyariah, di negara lain lah jangan di sini. Kalau mau NKRI bersyariah atau konstitusi bersyariah, jangan di Indonesia, karena Pancasila dan NKRI bagi kita sudah final harga mati. Kalau ada yang mau ngelawan itu kita berhadapan, nggak ada urusan," pungkasnya. [Fhr]

Laporan: Fahri Haidar

 

Komentar

Artikel Terkait