Perbudakan ABK di Kapal China, Menteri Eddy Siap Laporkan RFMO

Perbudakan ABK di Kapal China, Menteri Eddy Siap Laporkan RFMO
Eddy Prabowo

telusur.co.id - Menteri Kelautan dan Perikanan, Eddy Prabowo geram dengan eksploitasi Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia di kapal berkebangsaan China. Eddy pun mengancam akan melaporkan ke Regional Fisheries Management Organization (RFMO).

"KKP akan menelusuri dugaan eksploitasi ABK Indonesia. Jika benar terjadi eksploitasi, kami akan melaporkan ke Regional Fisheries Management Organization (RFMO) agar perusahaan dan kapal diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku," tegas Menteri Eddy dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Indonesia telah tercatat menjadi anggota Organisasi Pengelolaan Perikanan Regional atau Regional fisheries management organisations (RFMOs) yang melingkupi perairan Indonesia seperti Indian Ocean Tuna Commission (IOTC), Commission on Conservation of Southern Bluefin Tuna (CCSBT) dan Western and Central Pacific Fisheries Commission (WCPFC).

Sebelum melapor, Eddy akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Tenaga Kerja, dan BNP2TKI terkait hal ini.

"Kami juga akan melakukan pengecekan terkait dokumen dan kontrak, para ABK Indonesia yang diduga mengalami eksploitasi," katanya.

Berikutnya, Menteri dari Partai Gerindra ini akan menggali informasi secara langsung kepada ABK Indonesia yang berada di kapal China. 

"Saya akan menemui para ABK kita yang selamat dan meminta pertanggungjawaban perusahaan yang merekrut dan menempatkan para ABK ini, agar hak-hak nya dipenuhi," ujar dia. [ham]

Komentar

Artikel Terkait