telusur.co.id - Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya foto para menteri yang sedang berfoto bareng di dalam acara Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) 2020. Acara itu dilakukan di Bali pada 21 dan 22 Agustus 2020.
Yang menjadi perdebatan adalah para menteri berkerumun tanpa memakai masker dan tidak menerapkan sosial distancing. Padahal, pemerintah pusat dan daerah sedang bertempur melawan virus corona.
Bahkan, banyak warga yang terkena razia karena tidak mengenakan masker. Sanksinya mulai bayar denda dan nyapu jalan. Tapi, para menterinya justru menunjukan pelanggaran di tempat umum.
Sikap para menteri ini tak hanya menjadi kritikan para warganet. Para pengamat dan ketua umum parpol juga mengkritiknya. Termasuk Presiden PKS, M Sohibul Iman dalam akun twitternya @msi_sohibuliman menyindir foto tersebut. "Benarkah foto ini? Terlalu vulgar untuk benar," tanya Sohibul menanggapi unggahan dari ekonom Didik J Rachbini @DJRachbini. Didik dalam tweetnya. "Teladan foto menteri demontratif berdesakan tanpa masker."
Masih menanggapi foto itu, Sohibul mengkritik pedas. "Dalam amatan saya, saat ini banyak "kegilaan" yang dipertontonkan secara vulgar. Ada anak bunuh ortu, ada orang dewasa cekokin miras kepada anak kecil, ada yang terang-terangan menghina Nabi dan Agama, dan juga foto di bawah ini. Apa ini gejala frustrasi sosial? Tapi masa sih menteri frustrasi dengan Covid?" tandasnya. [ham]