Pakai Batik Parijotho, Duet Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa Daftar ke KPUD Sleman

Pakai Batik Parijotho, Duet Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa Daftar ke KPUD Sleman

telusur.co.id - Tahapan pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilkada Sleman 2020 telah dimulai oleh Pasangan Kustini Sri Purnomo (KSP) dan Danang Maharsa sebagai calon Bupati dan Calon Wakil Bupati dengan mendaftarkan diri ke KPUD Sleman pada Jumat sore sekitar pukul 14.35 tanggal 04 September 2020.

Pasangan yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sleman mendaftar dengan diiringi sejumlah kader dan pengurus partai dengan kombinasi merah dan biru, meski berombongan namun tetaplah menerapkan social distancing serta pemakaian masker dan face shield sesuai protokol kesehatan. 

Berangkat bersama dari kantor DPC PDIP Sleman yang berjarak sekitar 100 meter dari kantor KPUD dikawal Satgas PDIP serta penguurus PAN, Demokrat dan Gelora Sleman serta simpatisan pria dan wanita dengan pakaian adat Jawa lengkap seperti blangkon, Lurik, maupun kebaya.

Sambil berjalan dan menyapa para pendukungnya, pasangan ini dengan mengggunakan kain khas Sleman batik Parijotho, berjalan dengan langkah pasti untuk maju dalam kontestasi politik di Sleman 2020 dengan tekad bersama Membangun Sleman Sembada.

Setelah dilakukan verifikasi persyaratan yang diajukan oleh PDI-P dan PAN Sleman  akhirnya pasangan ini dinyatakan memenuhi persyaratan untuk bia mengikuti tahapan selanjutnya oleh KPUD Sleman.

KSP mengaku tak pernah terbersit sedikitpun keinginan untuk menduduki jabatan politik sebagai calon Bupati Sleman. Namun amanah yang merepresentasikan keinginan dari sebagian besar masyarakat, mengingat PDI Perjuangan merupakan partai pemenang Pemilu serta rekomendasi DPP PAN hingga menguatkan dirinya memutuskan untuk berbuat lebih banyak dalam membangun Sleman.

Pertimbangan lain yang meyakinkan KSP adalah pengalaman mendampingi suaminya, Sri Purnomo selama 3 periode menjabat Bupati Sleman. Selama itu dirinya banyak belajar dan memahami persoalan-persoalan politik, pemerintahan dan sosial kemasyarakatan. Didukung pula dengan pengalaman KSP sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman, Ketua Dekranasda Sleman, Yayasan Kanker Indonesia Kabupaten Sleman, Pimpinan Daerah Aisyiyah Sleman, Bunda PAUD Sleman, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Sleman dan organisasi lainnya.

Kesibukannya dalam berbagai organisasi tersebut menyebabkan dirinya setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami aspirasi yang berkembang dan memiliki pengalaman mengelola organisasi. Hal tersebut merupakan modal sosial yang akan dia gunakan untuk meraih dukungan rakyat dalam kontestasi Pilkada tahun ini.

Dalam menjaga marwah demokrasi, KSP mengajak masyarakat untuk mewaspadai praktik money politic. Sebab jika sampai terjadi, praktik transaksional dalam Pilkada akan merugikan masyarakat sendiri. Ia tidak rela Sleman dipimpin oleh kepala daerah yang tersandera oleh beban berat politik sehingga selama masa pemerintahannya tidak memikirkan kepentingan rakyat.

Danang Maharsa calon wakil Bupati Sleman yang merupakan anggota DPRD Sleman FPDIP ini, menyatakan Sleman selama kepemimpinan Sri Purnomo telah mencapai banyak prestasi dan kemajuan daerah. “Banyak program yang masih layak untuk dilanjutkan dan berkreasi lagi dengan program kerja baru yang membuat Sleman terus berkembang. Selama berjalan berdampingan dengan ibu Kustini Sri Purnomo ke depan ia akan mendorong jiwa enterpreneurship generasi muda dan millenial,” ujarnya. 

Ia ingin mempercepat pertumbuhan dan pemerataan pembangunan berkeadilan berbasis tata ruang dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Seluruh potensi yang sedang berkembang di Sleman sudah bisa menjadi modal untuk terus didorong produktivitas dan daya saing ekonominya melalui pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi dengan pusat inovasi dan pelaku pembangunan di antaranya pertanian, UMKM dan pariwisata. Hal itu sejalan dengan program yang sudah dimulai oleh Sri Purnomo untuk menjadikan Sleman sebagai Smart City.
 

Laporan : Arief Hartanto

Komentar

Artikel Terkait