telusur.co.id - Rangkaian kegiatan Muktamar IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah dimulai sejak hari Kamis malam (17/12) dengan dilakukan do’a bersama sekaligus menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW dengan pembacaan Maulid Barzanji pada 19.30 di Hotel Claro, Makassar.
Acara berlanjut dengan pidato ketua umum DPP PPP, H. Suharso Monoarfa. Dalam kesempatan itu, Ketum DPP PPP kembali mengingatkan peserta Muktamar untuk mematuhi standar protokol kesehatan. "Kita tidak ingin meninggalkan Muktamar di Makasar ini dengan klaster baru Convid-19," kata H Suharso mengawali sambutan.
Acara disambung dengan pemberian santunan anak yatim. Doa bersama oleh KH Sanusi Baco, ketua MUI dan Mustasyar NU Sulawesi Selatan. Acara maulid Nabi SAW dipungkasi dengan ceramah oleh KH. Bahaudin Nur Salim secara vitual dari Rembang, Jawa Tengah.
Muktamar ke IX PPP, menurut rencana akan di buka oleh Presiden Republik Indonesia, bapak Ir. H. Joko Widodo pada hari ini, Jumat (18/11) secara virtual dari Istana Bogor. "Pak Jokowi nanti akan buka membuka Muktamar PPP secara virtual dan akan menyampaikan sambutan beliau, " ujar Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani.
Menurutnya, sampai saat ini mengerucut pada dua nama yakni Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin putra ulama almarhum KH Maimoen Zubair.
Namun begitu, ia melanjutkan, pihaknya tidak menutup kemungkinan jumlah bakal calon yang bersaing di perebutan jabatan Ketum PPP 2020-2025 akan bertambah mendekati hari pelaksanaan Muktamar IX PPP pada 18 hingga 21 Desember mendatang.
"Sampai saat nanti muktamar itu dimulai, siapa pun berhak mencalonkan diri atau dicalonkan. Sepanjang memenuhi syarat AD/ART, kami panitia pelaksana muktamar itu akan menerima yang bersangkutan sebagai calon ketum," tutur Wakil Ketua MPR itu.
Arsul menambahkan, persaingan antar-bakal calon Ketum PPP periode mendatang berlangsung dengan baik dan tidak ada aksi jegal menjegal hingga saat ini.
"Sejauh ini kontestasi berlangsung baik, tidak ada jegal menjegal, karena kita tidak ingin muktamar ini sebagai bibit perpecahan baru. Nanti, siapapun yang terpilih akan merangkul yang tidak terpilih untuk menghadapi pemilu ke depan," ucapnya.
Pelaksanaan muktamar kali ini akan berbeda dari yang sebelumnya yakni dengan penerapan protokol kesehatan ketat karena dihelat di tengah pandemi Covid-19.
Muktamar IX PPP kali ini disebut merupakan forum tertinggi partai pertama yang digelar secara virtual dari 10 zona di Indonesia.
Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar IX PPP Amir Uskara menyebut telah menyiapkan secara detail teknis pelaksanaan muktamar ini. Mulai dari tempat, dukungan teknologi informasi, utility (listrik), jaringan internet, hingga mekanisme sidang yang akan digelar.
10 zona yang sudah ditentukan tersebut adalah Medan, Padang, Palembang, Tangerang, Bogor, Semarang, Surabaya, Samarinda, Manado dan Makassar. Pimpinan sidang akan berada di Makassar yang merupakan zona utama dalam pelaksanaan Muktamar PPP ini. Ketua Panitia Lokal Muktamar IX PPP, M Aras menyampaikan sudah membooking tiga hotel mewah untuk para peserta masing-masing Claro sebagai tempat pelaksana Muktamar, Mercure dan Hotel Four Point of Sheraton.
Setiap tempat penyelenggaraan Muktamar IX PPP maksimal dihadiri oleh 200 muktamirin (peserta muktamar) dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan secara ketat, seperti dengan menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Sebanyak 1.249 suara akan diperebutkan calon ketua umum (Caketum). “1.249 suara yang akan diperebutkan. Terdiri dari Ketua, Sekretaris DPW, DPW serta suara penimbang. Suara penimbang itu kita lihat dari representasi dari anggota DPRD-nya,” kata Ketua Steering Committee (SC), Amir Uskara.