telusur.co.id - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menyebut ada pihak yang berharap situasi memanas menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Oktober mendatang.
"Ada yang mengharapkan seperti itu (situasi panas)," kata Moeldoko kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (23/9/19).
Menurut Moeldoko, situasi relatif stabil menjelang pelantikan Jokowi sebagai presiden di periode keduanya.
"Setidaknya sampai pelantikan berjalan dengan baik," ujar Mantan Panglima TNI itu.
Moeldoko menambahkan, Jokowi sudah memantau antisipasi demo yang kembali akan digelar besok. Jokowi sudah memanggil pejabat terkait tadi siang.
"Ya sudah. Tadi sudah, kebetulan ada Kapolda dan Pangdam Jaya semuanya diperintahkan untuk melakukan langkah-langkah yang proporsional," terang Moeldoko
Moeldoko mengungkapkan, dalam rapat itu ditentukan berbagai prioritas demi menciptakan situasi yang kondusif.
"Ya relatively bahwa situasi ya memang ada prioritas-prioritasnya," jelasnya.
Seperti diketahui, ribuan mahasiswa dari berbagai Universitas menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR, MPR dan DPD RI, Jakarta, Senin (23/9/19).
Mereka menolak rencana pengesahan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP), UU KPK hasil revisi, dan rancangan serta revisi UU lainnya lantaran dinilai menciderai demokrasi.
Mereka juga menganggap kondisi Indonesia menuju genting jika RKUHP, RUU Pertanahan, RUU Minerba, hingga RUU Sumber Daya Air disahkan karena rentan mengkriminalisasi warga dan merusak lingkungan.[Fhr]