Telusur.co.id - Sikap Megawati Soekarnoputri yang mencadai Prabowo Subianto di pembukaan Kongres PDIP ke-V di Bali, sebagai bukti bahwa partai berlambang banteng ingin menjalin kembali persahabatan dengan Gerindra. Apalagi, persahabatan Megawati dengan Prabowo sudah terjalin sejak lama.
Demikian disampaikan oleh pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin kepada telusur.co.id, Kamis (8/8/19).
"PDIP sedang mencari sahabat. Sahabat lama itu telah datang kembali. Kita tahu Megawati dan Prabowo itu sahabat lama. Sama-sama pernah satu peket jadi capres dan cawapres di 2009. Terpisah di Pilpres 2014 dan 2019 karena beda kubu. Namun pasca Pilpres 2019 hubungan tersebut mesra kembali," kata Ujang.
Ujang menilai, saat ini PDIP memang terlihat sedang butuh partner di koalisi Jokowi.
Apalagi, sering bertemunya Prabowo dengan Megawati, juga dengan Jokowi, bisa saja rekonsiliasi itu akan terjadi.
Karenanya, tutur Ujang, usai Kongres PDIP ke-V itu, bukan tidak mungkin peluang Gerindra masuk kabinet Jokowi jilid II semakin terbuka lebar. Ditambah, restu Megawati juga semakin terlihat.
"Artinya, (kode, red) ada kursi menteri bagi Gerindra," dalihnya.
Selain itu, lanjut Ujang, PDIP merupakan partai terbuka. "Termasuk terbuka bagi kerjasama dengan Gerindra," tukasnya.
Sebelumnya, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, mengucapkan terima kasih kepada Prabowo Subianto yang hadir di acara pembukaan Kongres V PDIP.
Hal itu disampaikan Megawati di hadapan Presiden Jokowi, Prabowo, dan ribuan kader partai maupun tamu yang hadir di acara pembukaan kongres di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Denpasar, Kamis.
Awalnya, Megawati menyapa para petinggi negara yang hadir di acara itu. Dari Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, KH Ma"ruf Amin, para ketua umum partai, hingga ke Prabowo.
"Pak Prabowo terima kasih sudah hadir menghangatkan suasana kongres kami," kata Megawati yang disambut tepuk tangan peserta.
Megawati lalu bercerita bahwa saat dirinya makan siang dengan Prabowo di kediamannya, Teuku Umar, beberapa waktu lalu, media massa sangat heboh.
"Padahal saya cuma tanya, 'Mas, nanti mau endak saya undang ke kongres PDIP? Kalau endak mau, ndak apa'," kata Megawati yang disambut tawa. "Eh ternyata dia mau," lanjut Mega.[Tp]
Laporan: Tio Pirnando