telusur.co.id - Presiden Joko Widodo, yang akan kembali dilantik sebagai Presiden RI, dikabarkan memiliki keinginan untuk memajukan pelantikannya sehari lebih cepat, dari jadwal yang telah ditetapkan, yakni 20 Oktober 2019.
Kabar tersebut sebagaimana diungkapkan Ketua Umum Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi. Menurut Budi, keinginan itu disampaikan Jokowi saat bersilaturahim dengan sejumlah pegiat Projo di Istana, Jumat (27/9/2019).
"Pak Jokowi sudah mengusulkan agar bisa maju sehari," kata Budi.
Namun Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin, membantah pernyataan itu. Bahkan Ngabalin menyebut hal itu merupakan keinginan Budi semata.
Terkait hal tersebut, politikus PDI Perjuangan, yang juga Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu menilai jika lingkaran Presiden RI dikelilingi para amatiran.
Hal itu disampaikan Masinton, di akun Twitter miliknya @Masinton, yang terpantau redaksi, Senin (30/9/2019), menanggpi berita berjudul "Jokowi Disebut Minta Hari Pelantikan Dimajukan".
"Miris dgn lingkaran Presiden RI yg dikelilingi para amatiran. Aturan dlm ketatanegaraan dan perundang-undangan mereka letakkan di comberan!!," tulis Masinton. [ipk]