Telusur.co.id - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menanggapi soal adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap anggota DPR RI oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait suap impor bawang putih.
Terkait hal itu, pria yang karib disapa Bamsoet itu menegaskan bahwa DPR tetap berkomitmen dan mendukung terhadap pelaksanaan tugas KPK dalam memberantas tindak pidana korupsi.
"DPR tetap komitmen dan mendukung KPK dalam memberantas tindak pidana korupsi," kata Bamsoet dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (8/8/19).
Meski demikian, Bamsoet mendorong KPK dalam melaksanakan tugasnya harus memperhatikan asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) dan kesamaan hak di mata hukum (equality before the law). Hal itu diperlukan agar tidak terjadi Trial By Press atau peradilan dengan penggunaan media yang bersifat publikasi massa untuk menggiring opini publik;
"Bahwa jika ada anggota DPR yang terkait dalam OTT tersebut, dipastikan bahwa hal tersebut merupakan tindakan perorangan dan bukan tindakan lembaga DPR RI," pungkasnya.
Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 11 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Jakarta pada Rabu (7/8/19) malam.
Operasi senyap tersebut disinyalir berkaitan dengan dugaan suap rencana impor bawang putih ke Indonesia. Tim penindakan KPK telah mengantungi bukti-bukti awal terkait dugaan suap tersebut. [Fhr]
Laporan: Fahri Haidar