telusur.co.id - Pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, serta Jawa Tengah, ternyata membuat Presiden RI Joko Widodo kesal.
Hal tersebut terlihat setelah kepala negara mendapat penjelasan dari direksi PT PLN Persero mengenai pemadaman listrik.
Penjelasan Pelaksana Tugas Direktur Utama PT PLN Sripeni Inten Cahyani kepada Jokowi nampaknya membuat kepala negara tidak happy.
Usai mendengarkan penjelasan selama 10 menit, Jokowi menunjukkan kekesalannya. Dia mengatakan, penjelasan Dirut PLN terlalu panjang. Dirinya meminta PLN untuk segera menangani persoalan pemadaman listrik ini.
"Tolong disampaikan yang simpel-simpel saja. Kemudian kalau ada hal yang kurang, ya blak-blakan saja sehingga bisa diselesaikan dan tidak terjadi lagi untuk masa-masa yang akan datang," kata Jokowi di kantor pusat PT PLN, Senin (5/8/2019), seraya meninggalkan gedung PLN.
Presiden Jokowi datang didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.
Sementara itu, Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani menjelaskan mengenai penyebab padamnya listrik di sebagian besar Pulau Jawa.
Sripeni menjelaskan panjang lebar mengenai masalah teknis yang menyebabkan listrik padam, yakni terkait gangguan transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV.
Penjelasan tersebut berlangsung sekitar 10 menit. Namun, Jokowi dengan raut muka yang tampak kesal tak terima penjelasan Sripeni itu karena terlalu panjang. [ipk]
Laporan: Saeful Anwar