telusur.co.id - Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Fadli Zon mengkritik sikap pemerintah pusat yang lambat dalam merespon pandemi virus corona di Indonesia.
Oleh karenanya, jika keadaan terus memburuk dan jumlah korban semakin bertambah banyak, maka yang patut dipersalahkan dan bertanggungjawab adalah pemerintah pusat.
Dibeberkan Fadli, di negara maju dan negara yang pemimpinnya tegas sangat cepat merespon penyebaran virus corona. "Kalau di negara Federal seperti AS, negara bagian bisa memutuskan sendiri soal ini. Di kita, pemerintah pusat dominan tapi lamban serta tak punya strategi," kritisnya, Kamis.
Tak hanya negara maju, negara di Asia seperti Malaysia, Singapura, Filipina memberlakukan kebijakan lockdown agar virus tak menyebar dan meluas.
"(Di Indoneaia) tak jadi lockdown mungkin nunggu sampai parah seperti Italia? Jadi kalau keadaan memburuk yang salah pemerintah pusat bukan provinsi," tegas Fadli.
Sebelumnya, pemerintah pusat telah memperingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penanganan corona.
Kamis (12/3), Anies mengaku telah diperingatkan oleh pemerintah pusat karena dianggap melangkahi kewenangan. Anies dianggap tidak berkoordinasi dengan pusat. [ham]