Gerindra Masuk Kabinet, Golkar Khawatirkan Koalisi Rasa Oposisi

Gerindra Masuk Kabinet, Golkar Khawatirkan Koalisi Rasa Oposisi
Ace Hasan Syadzily

telusur.co.id - Hubungan antara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi semakin mesra dan intim. Kedekatan ini menimbulkan spekulasi jika Partai Gerindra akan masuk ke kabinet.

Namun, partai pendukung pemerintah kurang sreg jika Partai Gerindra bergabung ke pemerintah, apalagi diberikan jatah menteri di kabinet.

Menurut, Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, koalisi partai pendukung pemerintah sudah meraih 63 persen suara di parlemen. Dengan angka sebesar itu, sebenarnya sangat cukup untuk mengawal dan menjaga pemerintahan dan menunaikan janji-janji politiknya.

“Apalagi, koalisi sudah teruji soliditas dan loyalitas untuk Jokowi dalam memenangkan dan berhadapan dengan mereka (koalisi Prabowo-Sandi),” ujar Ace Hasan kepada wartawan, Minggu.

Mantan Wakil Ketua Komisi VIII ini tidak yakin jika Partai Gerindra bergabung dan diberikan jatah menteri di kabinet akan membuat pemerintahan tambah solid. “Ada jaminan jika Partai Gerindra masuk akan membuat pemerintahan lima tahun kedepan akan solid ? Jangan sampai mereka berada di dalam pemerintahan tetapi dalam posisi seperti oposisi. Jika terjadi, tidak baik dalam kerangka demokrasi kita,” ungkapnya.

Lebih dalam, Ace Hasan mengkhawatirkan jika Partai Gerindra bergabung ke koalisi dan diberikan jatah menteri berpotensi menjadi musuh dalam selimut dalam pemerintahan. “Saya tendensinya bisa kearah sana (musuh dalam selimut-red),” ucap dia, khawatir.

Diketahui, Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, Gerindra sudah menyampaikan gagasan kepada pemerintah, tetapi gagasan tersebut masih dibicarakan. Jika gagasan itu diterima, maka Gerindra akan berada di dalam pemerintahan.

"Kalau diterima ya kita masuk, kalau belum bisa diterima ya kemungkinan kita memperkuat pemerintahan dari luar. Memperkuat di bidang pengawasan, legislasi, dan anggaran," ungkap Dasco kepada wartawan, Jumat (4/10/2019). [Ham]

Komentar

Artikel Terkait