Faldo Maldini Gabung Ke PSI? Sekjen PAN Mau Tabayyun Dulu

Faldo Maldini Gabung Ke PSI? Sekjen PAN Mau Tabayyun Dulu
Eddy Seoparno

telusur.co.id - Sekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengaku belum mengetahui kabar Wasekjen Faldo Maldini hijrah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kalaupun benar adanya, Eddy mengucapkan selamat jalan.

“Saya akan meminta klarifikasi ke Faldo, alias tabayyun. Berhubung sampai saat ini kami masih dinas di luar kota, setibanya di Jakarta saya akan langsung meminta penjelasan yang jernih dan komprehensif dari adinda Faldo,” ungkap Eddy melalui keterangan tertulisnya, Kamis.

Dikatakan Eddy, meskipun tidak suka berandai-andai, namun jika ternyata berita Faldo Maldini pindah ke PSI benar adanya. “Tentu saya akan melakukan introspeksi terhadap diri sendiri maupun lingkungan di dalam organisasi partai yang saya cintai ini,” katanya.

“Apakah ada faktor dalam diri saya atau mungkin di internal organisasi yang men-trigger keputusan ini. Hal ini penting bagi kami selaku pengelola partai untuk memperbaiki hal yang bisa ditingkatkan dan meluruskan hal-hal yang belum sempurna dari aspek manajemen organisasi.”

Eddy juga mengaku akan mencari tahu apa langkah politik Faldo Maldini ini ke depannya, yang tidak bisa ia jalankan bersama PAN. Partai yang melahirkan sejumlah politisi tangguh bangsa, termasuk Faldo Maldini yang tengah meniti karir di dalam pusaran elit politik nasional.

Jika memang ada aspirasi politik yang belum bisa terkanalisasi melalui PAN dan dirasakannya bisa tersalurkan melalui biduk politik lainnya. “Saya akan mencoba memahami dan akan menghormati keputusan itu (meski belum tentu menyetujuinya).”

Terakhir, jika memang PAN dipandang belum bisa menjadi kendaraan politik Faldo Maldini untuk mencapai tujuan mulianya di ladang pengabdian masyarakat. “Saya akan mengucapkan selamat jalan dan selamat berkarya baginya.”

Sesungguhnya keluar masuknya kader parpol adalah hal biasa. Namun, bagi Eddy, soal Faldo Maldini ini penting karena sejak awal telah menyatakan bersedia jadi mentornya di PAN, khususnya soal manajemen kepartaian, conflict management dan human development skills. “Tapi soal keterampilan politik, saya rasa Faldo Maldini tentu punya banyak mentor dan panutan baik di dalam maupun di luar PAN,” tandasnya. [Ham]

Komentar

Artikel Terkait