Fahri Hamzah: Rakyat Jangan Mau jadi Korban Elit

Fahri Hamzah: Rakyat Jangan Mau jadi Korban Elit
Fahri Hamzah

telusur.co.id - Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan, secara sistem, Pemilu 2019 sudah final. Begitu juga dengan sengketa pilpres yang telah diselesaikan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Bahkan, kata Fahri, para elit yang berkompetisi di pemilu juga telah kembali mesra. Karenanya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk melepaskan diri dari sengketa teknis terkait Pemilu 2019.

"Pertanyaannya, apakah kita sebagai rakyat harus tetap bersengketa dan terluka sementara elit-elit sudah duduk mesra?" tulis Fahri di akun Twitternya, Jumat (4/10/19).

"Sebagai rakyat, saya mengajak kita melepas diri dari sengketa teknis yang menjebak kita pada afiliasi dangkal menuju 'sengketa' yang lebih strategis," katanya.

Mantan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mengingatkan supaya rakyat jangan mau menjadi korban para elit.

Dikatakannya, masyarakat harus membangun masa depan, serta membangun platform perjuangan yang lebih substantif yang pada saat penting tetap ada dan teruji diwakili oleh para pemimpin idealis.

"Jangan mau jadi korban elit...mari kita bangun masa depan kita sendiri. Elite datang dan pergi sementara rakyat itu tetap di sini," tambahnya.

"Kita harus membangun platform perjuangan yang lebih substantif yang pada saat penting tetap ada dan teruji diwakili oleh para pemimpin idealis," terang Fahri.

Sementara kepada para elit, Fahri berharap mereka bisa bersatu dan menyelesaikan konflik yang masih terjadi di masyarakat akibat perbedaan pilihan politik di Pemilu 2019.

"Sebagai rakyat biasa, Saya tidak mungkin mau mengaduk emosi masyarakat setelah pertarungan selesai untuk terus tidak menerima hasil pemilu sementara yang bertarung sudah duduk bersama," ungkapnya.

"Memang itu pekerjaan elite untuk bersatu selesaikan konflik di bawah. Bukan sebaliknya," pungkasnya. [Fhr]

Komentar

Artikel Terkait