telusur.co.id - Anggota Majelis Pakar Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Nizar Dahlan mengkritik sikap Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa yang melakukan roadshow ke daerah-daerah menggunakan private jet.
"Ini Plt Ketua umum PPP menyewa pesawat jet pribadi ke Medan dan Aceh urusan Partai, dari mana uangnya. Harus dijelaskan," ujar Nizar, mempertanyakan, Kamis.
Kata dia, kunjungan Suharso ke Medan dan Aceh menggunakan pesawat jet pribadi. Foto Suharso dan DPP turun dari pesawat pribadi itu beredar di grup whatsapp.
Di dalam foto itu, Suharso Monoarfa dan Sekjen PPP Arsul Sani sedang disambut oleh pengurus PPP daerah dan diberikan slempang hijau.
Nizar pun mempertanyakan apakah menggunakan jet pribadi memakai uang partai, dana kementerian atau dana pribadi. Kader dan umat harus mengetahui dengan jelas dana apa yang dipakai untuk menyewa pesawat pribadi.
Ditegaskan Nizar, untuk menyewa pesawat pribadi tidak murah. Biayanya sangat mahal. "Sementara rakyat lagi menjerit dalam kemiskinan dan kelaparan. Plt ketum malah pakai jet pribadi untuk konsolidasi."
Melihat tingkah laku caketum seperti ini, kata Nizar, sangat tidak simpati dan empati terhadap penderitaan kader PPP dan masyarakat yang sedang kesusahan untuk membiayai kebutuhan hidup.
Terpisah, Ketua Organizing Committee Muktamar PPP Amir Uskara mengatakan dirinya tidak tahu dana dari mana yang digunakan Suharso menyewat jet private tersebut. Sebab, kata dia, dirinya hanya mengurus persiapan Muktamar partai berlambang ka'bah tersebut.
"Kalau saya cuma mempersiapkan dari sisi ke panitiaan. Kalau persoalan calon masing-masing itu saya kira itu di luar domain saya untuk mengomentari," kata Amir saat dihubungi wartawan, Kamis (29/10/2020).
Kendati demikian, Amir yakin Suharso tidak menggunakan dana partai karena dana partai dipegang oleh Bandara Umum PPP.
"Tapi yang pasti saya kira kalau dana DPP (PPP) masih dikendalikan oleh bendahara. Jadi kalau dari DPP saya kira tidak mungkin, kalau yang lain-lain saya kira tidak tahu dari mana (duitnya)," tandasnya.
Sementara itu, Sekjend PPP Arsul Sani enggan menanggapi konsolidasi Suharso yang menggunakan jet pribadi tesebut.
"Kalau urusan pak Suharso jangan tanya saya. Tanyakan langsung ke orangnya," ujar Arsul saat dihubungi, Rabu (28/10/2020). [ham]