telusur.co.id - Presiden Joko Widodo dijadwalkan tidak bisa menghadiri muktamar Partai Bulan Bintang (PBB) ke-5 yang akan berlangsung di Belitung. Alasannya, ada urusan mendesak di Jakarta yang harus dihadiri Jokowi.
Hal itu disampaikan oleh Ketua DPC PBB Kabupaten Belitung, Kasbiransyah, Rabu (25/9/19).
"Dipastikan bapak Presiden Joko Widodo batal untuk membuka kegiatan Muktamar PBB di Belitung karena ada agenda presiden yang mendesak di Jakarta," kata Kasbiransyah.
Menurut Kasbiransyah. Hingga saat ini belum ada konfirmasi siapa yang akan menggantikan kehadiran Jokowi untuk membuka Muktamar PBB.
"Belum tahu pasti kemungkinan Menteri Dalam Negeri yang akan hadir sebagai pengganti," tukasnya, dilansir dari Antara.
Jokowi, sebelumnya, direncanakan bakal membuka Muktamar ke - 5 PBB di Belitung, (25/9) malam didampingi Ketua Majelis Syuro PBB, MS Kaban dan Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra.
Selain itu, Jokowi juga direncanakan bersilahturrahmi dengan keluarga besar PBB dan melakukan sejumlah kunjungan kerja di Belitung.
Muktamar PBB disebut bakal diikuti sebanyak 514 DPC dan 34 DPW di seluruh Indonesia dan berlangsung 25 - 27 September 2019.
Selain melakukan konsolidasi partai, kegiatan muktamar juga akan memilih ketua umum baru PBB periode 2019-2024.[Ham]