Polri Dinilai Abai Terhadap Tewasnya 9 Warga dalam Kerusuhan 22 Mei

Polri Dinilai Abai Terhadap Tewasnya 9 Warga dalam Kerusuhan 22 Mei

Telusur.co.id -Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyayangkan pihak kepolisian yang hanya memprioritaskan penanganan kasus terhadap tersangka yang akan melakukan dugaan percobaan pembunuhan terhadap 4 pejabat publik. Namun di sisi lain, pihak Polri dinilai abai terhadap tewasnya 9 orang warga dalam kerusuhan 21-22 Mei 2019.

“Pihak Polri sangat memprioritaskan kasus terhadap tersangka dugaan percobaan pembunuhan. Di sisi lain, tewasnya 9 warga dalam kerusuhan dan ratusan orang yang ditangkap sama pentingnya dengan penanganan kasus tersebut,” kata Wakil Koordinator Bidang Strategi dan Mobilisasi KontraS, Ferri Kusuma di kantornya, Rabu (12/6/19).

Selain itu, kata dia, penjelasan Polri terkait upaya pembunuhan terhadap 4 pejabat publik tersebut juga tidak menjawab pertanyaan masyarakat.

“Polri tidak menjelaskan apa motif dan tujuan dari para terduga menargetkan 4 pejabat publik tersebut,” ujarnya.

Memang, kata dia, tindakan para terduga percobaan pembunuhan tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan siapa pun, termasuk warga negara biasa yang dilakukan oleh personilnya.

Karenanya, lanjut dia, KontraS mengingatkan kembali purnawirawan yang berada di balik kedua belah calon. Dia menilai, keterlibatan purnawirawan di balik kedua belah calon tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Keberadaan mereka turut andil dalam memberikan keputusan pada kebijakan kampanye masing-masing calon presiden,” tandasnya. [asp]

Komentar

Artikel Terkait