Meski Berlalu, Moeldoko Harus Klarifikasi Soal Diduga 30 Teroris Masuk Jakarta

Meski Berlalu, Moeldoko Harus Klarifikasi Soal Diduga 30 Teroris Masuk Jakarta

Telusur.co.id

Juru bicara Persaudaraan Alumni 212 atau PA 212, Novel Bamukmin menantang Kelapa Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko membuktikan pernyataannya bahwa 30 teroris diduga akan datang ke Jakarta memanfaatkan pembacaan putusan Sidang Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu.

Menurut Novel, kalau memang negara sudah mendeteksi adanya 30 terduga teroris itu, aparat harus menangkapnya.

“Moeldoko harus bisa membuktikan apa yg diucapkannya tentang akan bergabungnya teroris yang katanya 30 orang itu,” kata Novel saat dihubungi di Jakarta, Rabu (3/7/19).

“Sehingga jelas keberadaan mereka ada atau tidak,” sambungnya.

Novel menyayangkan, pernyataan seperti itu keluar dari mulut Moeldoko. Harusnya, tegas dia, bila mantan Panglima TNI itu yakin dengan statementnya, aparat langsung mengambil sikap.

“Sebagai orang yang punya kekuasaan tangkap dong teroris itu tanpa di sampaikan ke media dan kami bertanya-tanya teroris itu dari kelompok mana?” tanya Novel.

Disisi lain, Novel menilai, bila Moeldoko tidak bisa membuktikan statement nya, diduga itu adalah sebuah berita bohong alias hoaks.

Karenanya, Ia meminta Moeldoko menyampaikan klarifikasi atas pernyataannya tersebut. Meskipun, pernyataan itu sudah diucapkan beberapa waktu lalu.

“Kalau memang hoaks harus menyampaikan klarifikasinya apa maksudnya menyampaikan itu disaat situasi politik sangat memanas,” tandasnya. [asp]

 

Komentar

Artikel Terkait