Kemlu RI: Tak Ada Informasi WNI Jadi Korban di Sri Lanka

Kemlu RI: Tak Ada Informasi WNI Jadi Korban di Sri Lanka

Telusur.co.id -Indonesia mengecam keras aksi pengeboman di berbagai lokasi di Sri Lanka, Minggu kemarin.

Sedikitnya, 207 orang tewas dan lebih dari 450 lainnya luka-luka dalam serangan di beberapa gereja dan hotel di ibukota Kolombo dan sekitarnya, tepat pada hari Paskah.

Pemerintah dan Rakyat Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga korban.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kolombo terus memantau perkembangan situasi dan telah berkoordinasi dengan otoritas keamanan, rumah sakit dan Perhimpunan WNI setempat.

“Hingga saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut,” demikian petikan pernyataan Kemlu RI, Senin (22/4/19).

Terdapat sekitar 374 WNI di Sri Lanka, termasuk sekitar 140 orang di Kolombo, Ibu Kota Sri Lanka.

Indonesia meyakini bahwa Pemerintah Sri Lanka dapat mengatasi situasi dengan baik. Dan juga bersedia memberikan bantuan yang diperlukan.

“Pemerintah mengimbau agar WNI di Sri Lanka untuk tetap waspada dan berhati-hati serta mengikuti arahan dari otoritas keamanan setempat,” tegas Kemlu. [asp]

Komentar

Artikel Terkait