Keluarga Zohri Tolak Bantuan Renovasi Dari Jokowi

Keluarga Zohri Tolak Bantuan Renovasi Dari Jokowi

Telusur.co.id -

Keluarga juara dunia lomba lari 100 meter, Lalu Muhammad Zohri menolak rumahnya direnovasi meski mendapat tawaran dari sejumlah pihak termasuk Presiden Joko Widodo.

Menurut Kakak kandung Zohri, Lalu Ma’rib, alasan keluarga menolak rumah itu direnovasi lantaran banyak kenangan bersama keluarga.

“Kami menolak rumah kami direnovasi. Susah senang kami di rumah ini,” kata dia, Jumat (13/7/18).

Kalau pun memang direnovasi, kata dia, hanya beberapa tiang rumah keropos dan dinding yang diganti. Akan tetapi, pihaknya menolak struktur bangunan direhab total. “Kalau mau direnovasi ya paling ganti tiang-tiang rumah yang sudah keropos.”

Setelah Zohri menjadi juara dunia lomba lari 100 meter di Finlandia, bak seperti hujan yang deras, tawaran terhadap Zohri mengalir dengan deras pula. Mulai dari renovasi rumah yang ditawarkan Presiden RI Jokowi, tawaran masuk TNI lewat jalur khusus, tawaran dari perusahaan, serta berbagai oganisasi masyarakat yang memberikan bantuan berupa uang tunai.

Net

Diketahui, sebelumnya Joko Widodo, orang nomor satu di negeri ini memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk merenovasi rumah Zohri yang meraih gelar juara dunia lari 100 meter putra U-20.

“Kita dapat melihat bagaimana Zohri tidak diperhitungkan sama sekali. Untuk prestasi yang diraih Zohri, saya telah memerintahkan Menteri PUPR untuk merenovasi rumah Zohri di Lombok,” kata Bapak Jokowi dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (13/7/18).

Net

Tawaran renovasi rumah juga diungkapkan Bupati Lombok Utara, Najmul Ahyar. Dia akan membantu memperbaiki rumah Zohri karena telah berprestasi mengharumkan nama Indonesia melalui olahraga atletik tingkat dunia di Finlandia.

“Sebagai bentuk apresiasi, insyaallah akan kami wujudkan dalam bentuk kebijakan. Saya akan bicara dengan TAPD mungkin kaitan dengan rumahnya,” kata dia, Kamis (12/7/18).

Bukan cuma itu, ia juga berkeinginan merekrut Zohri sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) karena telah berprestasi dalam dunia olahraga tingkat internasional.

Terkait penolakan renovasi rumah yang ditwarkan Jokowi, Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengatakan jika dirinya menundukkan kepala sebagai bentuk rasa hormat kepada Zohri dan keluarganya.

Bantuan Presiden merenovasi Rumah ditolak keluarga Zohri..!! Salut..!! Mereka punya jiwa..!! Aku tundukkan kepala sbg rasa hormat..!!‘ tulis Ferdinand di akun miliknya, @LawanPoLitikJKW.

Bantuan Presiden metenovasi Rumah ditolak keluarga Zohri..!!

Salut..!! Mereka punya jiwa..!!

Aku tundukkan kepala sbg rasa hormat..!! https://t.co/oaKL2qCAh7

— FERDINAND HUTAHAEAN (@LawanPoLitikJKW) July 14, 2018

 

[ipk]

Komentar

Artikel Terkait