Telusur.co.id -Jakarta | Panitia Khusus (Pansus) Angket Komisi Pemberantasan Korupsi menyambangi Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, di Bandung Jawa Barat, untuk mendapatkan keterangan para narapidana yang pernah ditangani oleh penyidik KPK.
Menyikapi hal itu politisi partai Demokrat, Benny K Harman menegaskan bahwa fraksi Demokrat tak ikut campur dalam urusan Angket KPK.
“Namanya hak angket itu urusan mereka, suka-suka, kami tidak ada urusan dengan angket. Hak angket biar mereka bekerja. Haknya dia mau mengundang, mengunjungi siapa saja, hak dia, hak angket. Mau ketemu siapa, mau kunjungi siapa,” ujarnya di Gedung Parlemen, Kamis (6/7), Senayan Jakarta.
Meski tak turut serta dalam hak angket KPK, menurut wakil ketua komisi III DPR RI itu, fraksinya akan menghormati setiap langkah dan kebijakan pansus angket.
“Posisi demokrat gak pernah kirim wakilnya, tapi kita hormati, silakan laksanakan tugasnya sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelasnya.
Terpenting lanjut Benny, antara pansus angket dan KPK harus tetap saling menghormati, dengan tidak saling serang opini. Hal itu penting, agar pemberantasan korupsi tetap berjalan sebagaimana mustinya.
“Hak KPK juga lanjutkan proses hukum. Kita minta lembaga KPK jangan terpengaruh hak angket. Kita minta juga KPK hormati angket, demikian juga pansus hormati KPK,” ucapnya