Telusur.co.id -Semua pihak diminta tidak saling menyalahkan, terkait masalah banjir yang masih menjadi persoalan di Ibu Kota DKI Jakarta.
Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan dalam kegiatan aksi peduli sampah ‘Gerakan Indonesia Bersih’ di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (28/4/19).
Menteri Luhut menyebut salah satu penyebab banjir adalah sampah. “Tidak perlu saling menyalahkan. Kita tidak disiplin. Jadi, kita jangan marah-marah,” kata Luhut.
Luhut mengatakan, penanganan banjir bukan hanya sebatas slogan. Tetapi kerja nyata di lapangan yang harus dibuktikan.
“Nah ini yang kami kerjakan, turun ke bawah. Anda lihat (Sungai) Citarum? Itu dalam satu tahun, sekarang kemajuannya sudah luar biasa, karena kita turun ke bawah. Memberitahu industrinya dan mendidik rakyat sekitar untuk tidak membuang (sampah ke sungai),” kata Luhut.
Dirangkum redaksi, banjir terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Di Jakarta, banjir terjadi pada hari Jumat, 26 April 2019, kemarin yang menyebabkan dua orang warga tewas dan 2.258 jiwa mengungsi.
Banjir di Bengkulu, ada dua anak dilaporkan meninggal akibat tenggelam di genangan dekat pemukiman mereka di Kelurahan Sawah Lebar Baru, Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu.
Kemudian, banjir juga terjadi di Jembatan Ulu Musi di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. Banjir menyebabkan dua rumah hanyut dan jembatan terputus. Selain itu, banjir juga terjadi di Pemalang, Jawa Tengah. Satu orang tewas terseret arus air banjir yang deras. [ipk]