telusur.co.id - Aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak), Zeng Wei Jian menanggapi keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunda gelaran Formula E pada Juni 2020.
Menurut Zeng, penundaan itu adalah sesuatu yang wajar berdasarkan kalkulasi politik dan ekonomi. Karenanya, ia menyebut tidak ada yang istimewa dari keputusan Anies.
"Penundaan formula E adalah sesuatu yang wajar baik berdasarkan kalkulasi ekonomi dan politik. Ngga ada yang istimewa dari keputusan ini," kata Zeng di Warung Makar, Glodok, Jakarta Barat, Kamis (12/3/20).
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan menunda ajang Formula E yang rencananya digelar di Jakarta pada (6/6/2020) mendatang. Keputusan itu diambil berkaitan dengan wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia, khususnya Jakarta.
Keputusan tersebut tertuang dalam surat bertanda tangan Anies kepada Organizing Committee (OC) Jakarta E- Prix. Surat itu bertanggal Senin (9/3/2020) dengan nomor surat 117/-1.857.73.
"Mencermati perkembangan COVID-19 di berbagai belahan dunia khususnya di Jakarta, maka penyelenggaraan Formula E yang semula dijadwalkan pada bulan Juni 2020 agar ditunda pelaksanaannya," kata Anies dalam suratnya. [Tp]