Terapkan Satu Arah di Wahid Hasyim, Dishub Jakpus Klaim Nggak Ada Kemacetan

Terapkan Satu Arah di Wahid Hasyim, Dishub Jakpus Klaim Nggak Ada Kemacetan

Telusur.co.id - Dinas Bina Marga Jakarta Pusat (Jakpus) sedang melakukan penataan trotoar. Penataan ini dilakukan di Jalan Wahid Hasyim dari titik persimpangan Jalan Sabang sampai ke Jalan Jaksa. Di kawasan ini diberlakukan jalan satu arah mulai 8-23 Oktober.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat Harlem Simanjuntak mengklaim sejak penerapan yang dimulai Senin kemarin, kondisi lalu lintas di kawasan itu tidak mengalami kemacetan. Bahkan, volume kendaraaan malah berkurang karena masyarakat sudah banyak yang tahu terkait perubahan lalu lintas yang diterapkan di kawasan itu.

“Kondusif lancar. Arus lalu lintas mengalir,” ujar Harlem kepada wartawan, Selasa (9/10/18).

Dalam waktu dekat, lanjut Harlen, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait penerapan aturan satu arah itu. Tujuannya untuk mengetahui volume kendaraan yang melintasi kawasan ini selama proses pengerjaan proyek trotoar tersebut.

“Nanti disampaikan setelah ada evaluasi bersama sama dengan dinas,” ungkapnya.

Meski sebagian pengguna jalan sudah mengetahui aturan lalu lintas itu, Harlem memastikan setiap hari dirinya selalu mensiagakan anak buahnya di kawasan tersebut. Karena, ada juga masyarakat yang belum mengetahui.

“Penurunan sudah pasti ada karena arus lalulntas mengalir, masyarakat masih ada satu, dua yang masih bertanya, petugas yang jaga ada (sekitar) 16 orang,” paparnya.

Diketahui, Jalan Wahid Hasyim hanya bisa dilalui oleh kendaraan dari arah Stasiun Gondangdia menuju Sarinah. Sedangkan arus dari Sarinah ke Gondangdia harus berputar di Jalan Sabang.

Kendaraan dari arah Sarinah akan dialihkan ke Jalan Sabang, kemudian berbelok kanan menuju Jalan Kebon Sirih dan belok kanan di Jalan Jaksa. Lalu kembali lagi ke Jalan Wahid Hasyim.

“Kalau dari Sarinah mau ke kanan Jalan Agus Salim enggak bisa juga. Nanti semuanya dilarikan ke arah Jalan Sabang dulu. Karena itu Sabang nanti satu arah saja. Itu tahap pertama,” tandasnya.[far]

Komentar

Artikel Terkait