Telusur.co.id - Massa aksi yang mengawal sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres 2019, di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Kamis (27/6/19), tak hanya melakukan orasi dan yel-yel. Massa juga melantunkan sholawat dan membacakan Surat Yaa Siin.
Seorang Ustadz di atas mobil komando mengatakan, dalam Surat Yaa Siin ayat 82 berbunyi “innama amruhu idzaa arrooda syai’an ayyakuulalahu kun fayakun”.
“Jika Allah menghendaki, maka hanya mengatakan ‘Jadilah’, maka jadilah. Kalau Allah menangkan yang benar, maka kita akan sujud syukur, akan benar-benar kita hayati,” kata dia.
Karena dengan itu, kata dia, Islam dan bangsa Indonesia akan terbebas dari kungkungan asing dan aseng.
“Karena yang terjadi saat ini, ketika kita membela kebenaran, kita malah dituduh radikal. Ketika kita membela Islam kita dituduh anarkis,” ungkapnya.
Pantauan telusur.co.id, massa terus melantunkan doa dan sholawat menjelang putusan MK. [ipk]