Sudah Saatnya Generasi Muda Betawi Biasakan Diri untuk Menulis

Sudah Saatnya Generasi Muda Betawi Biasakan Diri untuk Menulis
Ketua Perkumpulan Betawi Kita, Roni Adi. (Foto: telusur.co.id/Fahri).

telusur.co.id - Generasi muda Betawi sebaiknya membiasakan diri untuk menulis tentang kondisi kekinian, budaya dan sejarah Betawi. Karena, dengan menulis, ide dan gagasan bisa disampaikan.

Selain itu, dengan menulis, masyarakat juga bisa meluruskan informasi atau sejarah yang dianggapnya telah menyimpang dari kebenaran.

Begitu disampaikan Ketua Perkumpulan Betawi Kita, Roni Adi, usai diskusi bertajuk "Potret Betawi dalam Tulisan" di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (23/2/20). 

"Bagaimana kalau misalnya ada stigma negatif tentang orang Betawi dalam film, dalam produk-produk sinetron atau tulisan. Ya bisa aja (salah menyampaikan informasi), karena mungkin mereka belum paham secara utuh konstruk orang Betawi (karena memperoleh informasinya kurang lengkap)," kata Roni.

Karenanya, kata Roni, agar sejarah Betawi tidak lagi menjadi kebimbangan dan tidak ada lagi informasi yang dibengkokan lantaran bertambahnya informasi dari mulut ke mulut dan waktu ke waktu, maka sudah saatnya generasi muda Betawi harus mulai membiasakan menulis.

Sebenarnya, kata Roni, Betawi memiliki banyak cerita rakyat. Namun, karena cerita itu disampaikan dari mulut ke mulut tanpa didokumentasikan menjadi suatu tulisan, akhirnya cerita itu memiliki banyak versi. 

Selain itu, tanpa didokumentasikan menjadi sebuah tulisan, cerita itu akhirnya tidak dikenal dan lama kelamaan hilang ditelan zaman.

"Dengan diskusi ini paling tidak orang Betawi ada awarness (kesadaran) untuk menulis dirinya sendiri. Menulis tentang kampungnya, sejarahnya," pungkasnya. [Tp]

Komentar

Artikel Terkait